Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta peran strategis Universitas Gorontalo (UG) dalam mengambil peran menjawab tantangan pembangunan daerah.
Hal itu dikatakan Gusnar pada pelantikan rektor Universitas Gorontalo periode 2026 hingga 2030 di Gorontalo, Sabtu.
Gusnar mengatakan forum akademik merupakan ruang komunitas yang setara, karena seluruh civitas akademika telah memahami dinamika Gorontalo.
Ia meyakinkan bahwa Universitas Gorontalo memiliki posisi strategis dalam mendorong kemajuan daerah.
“Di forum akademik seperti ini, semua sudah memahami tantangan dan peluang yang kita hadapi dan kita berada dalam satu komunitas,” kata Gusnar.
Ia juga mengulas keterlibatan nya sejak awal berdirinya Universitas Gorontalo sebagai bagian dari perjalanan sejarah institusi tersebut.
Menurutnya perjalanan panjang UG menjadi bukti konsistensi dan ketangguhan dalam membangun pendidikan tinggi di daerah itu.
Ia menyebut Universitas Gorontalo sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di kawasan Sulawesi, yang menjadi modal dasar menghadapi era kompetisi.
Era tersebut ditandai oleh demokratisasi dan digitalisasi yang menuntut kecepatan, kemandirian, serta daya saing tinggi.
“Kecepatan dan kesiapan berkompetisi menjadi syarat mutlak di era ini. Kalau namanya berkompetisi, maka tidak ada ketergantungan. Dia bersifat lebih mandiri dan harus tegak lurus, setegak-tegak nya melangkah sesuai visi daripada perguruan tinggi,” kata Gusnar.
Lebih lanjut, ia mendorong Universitas Gorontalo agar responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertambangan dan hilirisasi peternakan. Kedua sektor tersebut dinilai memerlukan sumber daya manusia yang kompeten dan siap pakai.
