Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Ribuan warga di Gorontalo maupun dari luar daerah serta wisatawan mancanegara, memadati Desa Wisata Religi Bubohu, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, guna menyaksikan Festival "Walima", Minggu.

Festival yag digelar setiap tanggal 12 Rabiul Awal guna memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, selalu menjadi tempat tujuan warga menyaksikan kegiatan adat dan keagamaan itu.

Festival Walima yang masih kental dengan adat Gorontalo tersebut, membuat desa dengan julukan "Kubah Emas" tersebut tidak pernah sepi akan pengunjung setiap kali perayaan Maulid Nabi tiba.

Annisa, salah seorang pengunjung asal Bolaang Mongondow, Provinsi Gorontalo, mengaku baru pertama kali melihat perayaan maulid nabi seperti yang ada di Desa Bubohu tersebut.

"Ini merupakan kali pertama saya melihat perayaan maulid nabi di Gorontalo, dan yang membuat saya tercengang adalah tak hanya ratusan bahkan ribuan masyarakat Gorontalo turut hadir untuk menyaksikan langsung tradisi festival walima yang sudah membudaya ini," katanya.

"Tolangga" yang terdiri dari sesajian kue tradisional seperti kue kolombengi yang ditata berbentuk aneka hiasan merupakan bagian penting dari festival walima yang sudah menjadi kegiatan tahunan tersebut.

Sama halnya dengan pengakuan pengunjung lainnya Pandji Pradana, bahwa alasannya tertarik untuk turut hadir menyaksikan festival walima tersebut terletak pada isi dari tolangga tersebut.

"Tradisi yang sering dilaksanakan setahun sekali ini, tidak pernah saya lewatkan. Bagian yang paling saya sukai pada perayaan festival walima ini adalah pada saat pembagian kue kolombenginya," ujarnya.

Selain itu, Ia juga menambahkan bahwa turut hadirnya Ia dalam perayaan maulid nabi tersebut tak lepas dari upaya untuk terus melestarikan adat istiadat serta budaya Gorontalo.

"Sebagai pemuda asli Gorontalo, tentunya menghadiri tradisi seperti ini menjadi kegiatan yang sangat penting, karena meskipun hanya turut merayakan, tapi setidaknya kita mengetahui seperti apa budaya yang ada di Gorontalo," tutupnya.

Pewarta: Siti Hardianti

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2017