Jakarta (Antaranews Gorontalo) - Bersin dan pilek setiap pagi hari karena terpapar debu atau sebab lainnya bisa menjadi salah satu pertanda seseorang mengalami alergi pada hidungnya atau rinitis alergi. 

Spesialis anak dari RSCM, dr Wahyuni, Sp.A(K) mengatakan kondisi akibat sensitivitas berlebihan pada hidung ini bisa karena faktor bakat sejak lahir atau lingkungan. Upaya yang bisa penderita lakukan adalah menghindari penyebabnya. 

"Bakat itu sudah dibawa sejak lahir. Tetapi upayakan mengendalikan supaya gejala tidak muncul atau kalau muncul sangat ringan jadi tidak mengganggu aktivitas," ujarnya di Jakarta, Minggu. 

Misalnya penyebab seseorang bersin-bersin adalah debu. Sebisa mungkim menghindari diri dari lingkungan berdebu. Bersihkan rumah secara rutin agar tidak ada debu, bulu hewan, atau jamur yang bisa menyebabkan alergi.

Apakah perlu konsumsi obat? Wahyuni berpendapat langkah ini bisa dietmpuh asalkan sudah berusaha sebisa mungkin menghindarkan diri dari penyebab dan tergantung derajat keparahan alergi. Tentunya itu harus berdasarkan anjuran ahli kesehatan. 

"Dilihat kekerapan munculnya, misalnya enam bulan sekali atau setiap hari. Kalau terus menerus muncul, perlu pengobatan yang agresif. Kalau jarang, diberi obat saat muncul gejala," kata dia. 

Hal senada diungkapkan spesialis anak dari RSCM, dr Darmawan Budi Setyanto, Sp.A(K) dalam kesempatan yang sama. Menurut dia, penggunaan obat antihistamin sama seperti obat demam. Bila gejala hilang, tak perlu konsumsi obat lagi. 
 

 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2018