Camat Tapa Achril Babyonggo di Gorontalo, Senin, mengatakan jembatan tersebut putus dan ambruk ke dasar sungai pada Ahad (12/7) kemarin.
"Penyebabnya ada tanah yang berada di kaki jembatan longsor akibat tergerus arus sungai yang deras," ujarnya.
Jembatan tersebut dibangun pada tahun 2002 sebagai akses kendaraan dan orang.
"Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Tapa dan Bulango Utara, menjadi akses alternatif yang dan kendaraan melintas karena ada pasar di dekat jembatan ini," katanya.
Camat mengatakan jika jembatan tersebut akan diupayakan untuk diperbaiki dan diperlebar.
"Selain jalan ini, ada akses lain bagi masyarakat untuk melintas di Boidu dan juga Gorontalo Outer Ring Road (GORR)," katanya.*
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.