"Peran Eselon IV jauh lebih strategis dalam struktur pemerintahan. Tanpa pejabat Eselon IV, pejabat diatasnya tak akan bisa berbuat banyak," ungkapnya, saat memberikan materi Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik, pada Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan IV (Diklat PIM IV), Jumat.
Untuk itu, ia meminta para pejabat Eselon IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorotalo, terus meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam menunjang tugas tugas kedinasan.
"Kemampuan dan pemahaman harus diasah untuk mengerjakan tugas di SKPD masing-masing. Eselon IV jangan bisanya hanya surat menyurat saja, tapi saat dimintai mengkonsep tidak bisa," tutur Sekda.
Selain menjelaskan tentang upaya pemerintah dalam pelaksanaan reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik, diklat bagi para eselon IV ini, lebih banyak diarahkan kepada bagaimana seorang pejabat bersikap dan memimpin organisasi.
Winarni meminta, agar jabatan yang diemban harus dianggap suatu amanah yang dipertanggungjawabkan, sehingga tak perlu membuat orang sombong, tak mau dikritik dan acuh terhadap orang lain.
"Ada perbedaan sikap dan kebiasaan saat tadinya staf kemudian menjadi eselon IV. Peralihan status itu jangan sampai membuat kita alergi kritikan dan mengabaikan keluarga hanya karena ada jabatan," tambahnya.
Ia juga berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam Diklat PIM IV, bisa diterapkan oleh peserta di dunia kerja.
Pejabat seperti kepala sub bagian dan kepala sub bidang diharapkan menjadi pelaksana utama di SKPD masing-masing, untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah Provinsi Gorontalo.
Pewarta: Oleh Debby H. ManoEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.