Pelaksana harian (Plh) bupati, Ismail Patamani, Senin, mengatakan, prioritas utama tersebut diantaranya peningkatan pelayanan kesehatan dengan total belanja sebesar Rp35,39 miliar atau 8,55 persen, sektor pendidikan sebesar Rp120,91 miliar atau 29,21 persen, sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan serta sektor kehutanan yang mencapai total anggaran sebesar Rp40,84 miliar atau 9,8 persen.
SElain iotu, target peningkatan infrastruktur sebesar Rp30,15 miliar atau 14,36 persen yang diharapkan mempercepat laju pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pada 2013.
Khusus untuk anggaran pendidikan kata Ismail, dari total APBD sebesar Rp408 miliar telah dianggarkan sebesar Rp120,9 miliar atau 29 persen, yang dinilai telah melampaui target nasional yang menetapkan 20 persen.
Tujuh prioritas pembangunan tersebut adalah upaya pemkab untuk mempercepat peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di kabupaten ini, sehingga seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta proaktif mempercepat penyerapan anggaran tersebut.
Konsistensi pelayanan publik secara gratis kata Ismail, akan terus dijalankan untuk menunjang kesejahteraan masyarakat diantaranya, pelayanan kesehatan gratis, peningkatan sarana dan prasarana, ketersediaan obat-obatan dan pemberian makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil.
Ditambah dengan penerapan pendidikan gratis dan memperluas akses masyarakat dalam memperoleh layanan pendidikan bermutu dan terjangkau melalui penyediaan ruang belajar, ketersediaan peralatan dan perlengkapan sekolah, pengembangan kurikulum, minat, bakat dan kreatifitas siswa.
Termasuk peningkatan kesejahteraan tenaga guru PNS dan Guru Tidak tetap (GTT) serta menggencarkan program pemberdayaan masyarakat melalui kelompok tani, ternak dan kelompok budidaya perikanan air laut dan air tawar.
"Prioritas pembangunan juga menyentuh peningkatan infrastruktur yaitu pemeliharaan jalan, jembatan, irigasi, pengelolaan air minum yang bersumber pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK)," Kata Ismail.
Pewarta: Oleh Susanti Sako: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.