Gorontalo, (Antara Gorontalo) - Harga daging sapi yang dijual di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, masih tinggi atau berada dikisaran Rp100 ribu/kg.

Pemerintah daerah hanya menjamin stok daging sapi akan normal selama bulan ramadhan, namun untuk harganya diakui Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin agak sulit atau minim turun, Kamis.

Pasalnya, konsumsi daging sapi di kabupaten ini rata-rata dipasok dari penjual lokal yang membeli ternak lokal.

Makanya, pemerintah daerah sulit mengintervensi harga selain optimistis harga daging sapi tidak akan melewati kisaran tersebut.

Harun (46) seorang pedagang daging sapi di Kecamatan Kwandang mengatakan, ia tidak berani menurunkan harga jual daging sapi, namun tidak berani menaikkannya hingga mencapai Rp110 ribu per kilo gram.

Jika harga ternak sapi bisa turun, maka ia menjamin harga daging sapi lokal akan turun hingga minimal mencapai Rp90 ribu per kilo gram.

Hanifa Lihawa (63) berharap harga daging sapi akan turun pada minggu pertama bulan ramadhan agar bisa terjangkau.

"Harga daging mencapai Rp100 ribu/kg sudah bertahan lama, lebih dari dua tahun. Pemerintah diharapkan serius menekan harga daging hingga ke daerah-daerah," ujarnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo Utara, Asrin Menu mengatakan, pasokan daging sapi masih terpenuhi oleh ternak sapi lokal.

Rata-rata pedagang daging sapi memasok ternak dari pedagang lokal. Ia optimistis swasembada daging di kabupaten ini bisa tercapai tahun 2018 nanti seiring upaya pihaknya meningkatkan populasi ternak sapi dari 26 ribu ekor mencapai minimal 100 ribu ekor.

Ia mengaku, tingginya populasi ternak sapi dapat mempengaruhi harga daging sapi lokal agar turun sesuai harapan masyarakat.

Harga ternak sapi di daerah ini bervariatif dan tergolong tinggi. Ternak sapi bobot daging 50 kilo gram berada di kisaran Rp7 juta per ekor.

Daya beli masyarakat terhadap daging sapi sempat turun pada bulan Maret-April 2016 kata Asrin, dipengaruhi temuan penyakit antraks di Kabupaten Gorontalo.

Namun kondisi tersebut tidak berpengaruh pada harga daging sapi yang tetap bertahan di kisaran Rp100 ribu per kilo gram, sebab pedagang sapi memilih mengurangi pasokan daripada menurunkan harga jual.

Pewarta: Susanti Sako
Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026