Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyebut kebutuhan pangan warga menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam menjaga ketahanan pangan melalui penyaluran bantuan cadangan pangan (CPP) pemerintah di Telaga Biru dan Telaga.
"Pada penyaluran CPP kali ini, dilakukan di Desa Talumelito, Telaga Biru. Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng," ucap Sofyan Puhi di Gorontalo, Sabtu.
Ia mengatakan CPP merupakan langkah strategis untuk memperkuat stabilitas pangan rumah tangga dan meredam dampak kenaikan harga beras. Ia berjanji bahwa masyarakat, terutama keluarga rentan, harus menjadi pihak pertama yang merasakan kehadiran negara.
"Kami pastikan tidak ada warga Kabupaten Gorontalo yang kesulitan pangan. Bantuan ini harus tepat sasaran dan benar-benar menolong masyarakat," ujar Bupati.
Bupati mengingatkan agar penerima beras dan minyak goreng tersebut tidak menjual kembali bantuan yang diberikan dan dapat menggunakan untuk kebutuhan keluarga.
"Penyaluran itu difokuskan di dua kecamatan dengan total KPM yang besar, masing-masing Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru 220 KPM, dan Desa Hulawa serta Desa Bulila Kecamatan Telaga 392 KPM.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo Hermanto F. Asona mengatakan Kabupaten Gorontalo masih menjadi daerah dengan jumlah penerima CPP terbesar di Provinsi Gorontalo.
Namun, meski kuota nya terbesar, kata dia ada dua tren positif yang tercatat. Pertama, jumlah penerima CPP tahun 2025 tercatat 46.287 KPM. Kedua, angka tersebut turun 571 KPM dari tahun 2024 yang berjumlah 46.858 KPM.
"Penurunan ini sebesar 571 KPM menunjukkan adanya tren positif dalam menurunkan angka kemiskinan secara bertahap," ujar Asona.
