Gorontalo (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo memperkuat koordinasi lintas instansi dalam rangka kesiapan angkutan Lebaran 2026, sesuai surat keputusan bersama (SKB) tiga direktur jenderal terkait pengaturan transportasi selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo Sagita Wartabone di Gorontalo, Kamis mengatakan penguatan koordinasi dilakukan bersama Kepolisian, Jasa Raharja, unit pelaksana teknis Kementerian Perhubungan, serta instansi terkait lainnya guna memastikan keselamatan dan kelancaran arus mudik.
“Kami menindaklanjuti SKB dari Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, serta unsur Kepolisian untuk memastikan angkutan lebaran berjalan aman, selamat, tertib dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait, termasuk membahas mekanisme pengaturan lalu lintas, kesiapan posko terpadu, serta langkah antisipasi potensi gangguan seperti kemacetan dan bencana alam.
Menurutnya posko akan ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti pelabuhan, bandara, serta ruas jalan tertentu dengan melibatkan dinas perhubungan kabupaten/kota, kepolisian, tenaga kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Selain itu, pihaknya juga melakukan mitigasi terhadap potensi bencana seperti tanah longsor, dengan berkoordinasi bersama instansi teknis guna menyiapkan alat berat di sejumlah titik rawan.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Kami berharap masyarakat mematuhi aturan lalu lintas dan bersama-sama menjaga kelancaran arus mudik,” katanya.
Sagita menambahkan berdasarkan evaluasi nasional, angka kecelakaan pada periode angkutan lebaran sebelumnya mengalami penurunan, sehingga pada tahun ini diharapkan angka kecelakaan dapat terus ditekan.
