Moskow (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan prospek kerja sama pendidikan antara Rusia dan China "tidak terbatas".
Saat meluncurkan program pendidikan lintas angkatan bersama Presiden China Xi Jinping dalam kunjungannya ke Beijing, Rabu, Putin mengatakan dia sepenuhnya setuju dengan mitranya tentang pentingnya inisiatif tersebut.
Xi menilai pendidikan sebagai "jembatan penting" yang menghubungkan hati masyarakat dan membentuk hubungan persahabatan antara kedua negara.
Menurut Putin, inisiatif itu adalah proyek kemanusiaan bilateral skala besar ke-10 yang dilaksanakan Rusia dan China.
Moskow dan Beijing secara tradisional memilih bidang tertentu untuk pertukaran pendidikan lintas angkatan guna memberikan dorongan tambahan untuk kerja sama di bidang tersebut.
Dengan mengutip seorang ilmuwan Rusia untuk mendukung pernyataannya tentang pentingnya pendidikan, Putin mengatakan Rusia dan China telah membentuk 15 asosiasi antar-universitas dan terus memperluas hubungan akademis dan ilmiah.
"Rencana terdekat adalah peluncuran Institut Studi Inovasi antara Universitas St. Petersburg dan kampus-kampus di Tsinghua," kata Putin.
Dia menambahkan jumlah siswa yang mempelajari Bahasa Rusia dan Bahasa China juga terus meningkat di kedua negara.
Program pendidikan lintas angkatan itu akan mencakup berbagai kegiatan yang melibatkan sekolah, universitas, lembaga penelitian, profesor, dan guru di berbagai tingkatan.
Xi mengatakan kedua pihak dapat melatih ilmu spesialis tingkat atas dan memperkuat potensi penelitian, sambil menekankan pentingnya sikap saling menghormati, kerja sama saling menguntungkan, serta memanfaatkan potensi pendidikan untuk memperdalam pemahaman masing-masing.
Putin juga mengumumkan Rusia dan China akan meluncurkan proyek kerja sama besar untuk sejarah Perang Dunia II guna mencegah "distorsi peristiwa sejarah" dan pembenaran ideologi Nazi.
China juga telah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan bebas visa bagi warga negara Rusia hingga 31 Desember 2027 sebagai upaya untuk terus memfasilitasi pertukaran personel antara kedua negara.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Putin harap kerja sama pendidikan dengan China tak terbatas
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026