Jika sumber yang tidak disebutkan namanya itu bisa dipercaya, raksasa mesin pencari tersebut sedang berkerja keras dalam layanan streaming game miliknya sendiri dengan kode nama Yeti.
Di pasaran, layanan ini akan ditemani oleh konsol game "Made by Google." Namun, Yeti juga akan hadir di Chromecast. Yeti tidak akan bersaing dengan platform live streaming milik Amazon, Twicth, karena Yeti disebut bukan layanan game streaming semacam itu.
Layanan Google tersebut akan menghadirkan game melalui internet, bukan meminta Anda untuk mengunduh sebelum memainkannya. Layanan ini akan berbasis langganan, meskipun belum diketahui biaya untuk berlangganan.
Jika upaya Google dengan Yeti berhasil, perusahaan tersebut akan mengambil bagian pasar video game yang bernilai 109 miliar dolar AS.
Yeti akan menggunakan infrastruktur cloud Google untuk menyiarkan game tersebut.
Google telah mendiskusikan layanan tersebut dengan pengembang game, namun saat ini belum jelas apakah ada di antara pengembang game yang akan mengeluarkan game dengan judul eksklusif Yeti atau sekedar memasarkan game streaming yang ada, demikian dilansir dari GSM Arena.
Pewarta: -Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.