Pengadaan listrik dan gas merupakan kategori lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi mencapai 12,23 persen, diikuti oleh Infomasi dan Komunikasi mencapai 9,96 persen dan Jasa Pendidikan mencapai 9,55 persen.
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Gorontalo Triwulan III tahun 2018, Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan memberikan kontribusi msumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,46 persen.
Kemudian diikuti kategori Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,62 persen, dan kategori Jasa Pendidikan sebesar 0,40 persen.
Sementara itu struktur PDRB Gorontalo menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku Triwulan III-2018, masih didominasi oleh tiga kategori lapangan usaha utama.
"Yaitu Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 39,92 persen, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 11,48 persen, serta Konstruksi 11,00 persen," katanya.
Di sisi lain, pertumbuhan Ekonomi Gorontalo triwulan III-2018 dibanding triwulan II-2018 tumbuh sebesar 3,74 persen.
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori Informasi dan Komunikasi sebesar 6,78 persen.
Lebih lanjut ia mengatakan ekonomi Provinsi Gorontalo triwulan III-2018 secara kumulatif tumbuh sebesar 6,25 persen, yang terjadi pada semua lapangan usaha.
Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 10,69 persen, diikuti oleh Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 10,44 persen, serta Jasa Pendidikan sebesar 9,41 persen.
Pewarta: Debby H. ManoEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.