Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Gorontalo pada bulan September naik 1,08 persen dibandingkan pada bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Mukhamad Mukhanif di Gorontalo, Jumat, mengatakan NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

"NTP Gorontalo bulan November 2021 sebesar 104,39 atau naik 1,08 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan It naik sebesar 0,45 persen, Ib turun sebesar 0,62 persen," ujarnya.

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. 

NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Sedangkan pada bulan November 2021 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Gorontalo sebesar 1,06 persen yang disebabkan oleh penurunan indeks pada kelompok pengeluaran, terutama kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Selain itu Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Gorontalo November 2021 sebesar 106,19 atau naik sebesar 0,15 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2021