Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya mewajibkan seluruh perusahaan di daerah itu, untuk merekrut karyawan disabilitas.

"Saya tegaskan perusahaan wajib mengakomodir dan merekrut karyawan penyandang disabilitas," kata  Ismail di Gorontalo, Minggu pada acara peringatan Hari Disabilitas Internasional digelar di Gedung Bele Li Mbu’i Kota Gorontalo.

Ia meminta para pengawas ketenagakerjaan memeriksa dan mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang mewajibkan perusahaan merekrut karyawan disabilitas minimal tiga persen dari jumlah karyawannya.

"Bila perlu berikan sanksi kepada perusahaan yang tidak patuh terhadap aturan tersebut," kata Penjabat Gubernur Gorontalo tersebut.

Ia menginginkan pula, mereka yang memiliki kebutuhan khusus untuk turut menjadi pilar utama pembangunan inklusif dan berkelanjutan di daerah.

Karena itu, ia menyebut saat ini pemerintah telah mengafirmasikan penerimaan karyawan disabilitas, baik di pemerintahan maupun swasta.

"Saya minta tolong ke Pak Kadis Nakertrans dan Kadis PSDM untuk menerapkan dan segera menyosialisasikan afirmasi itu kepada perusahaan yang ada di seluruh Provinsi Gorontalo. Begitu juga di pemerintahan terdapat hak mereka dua persen, dan itu harus dipenuhi," katanya.

Dia mengimbau kepada kaum disabilitas agar dapat terus mengasah potensi yang mereka miliki.

Oleh karena itu secara khusus ia menginstruksikan kepada seluruh Dinas Ketenagakerjaan untuk mengalokasikan anggaran, sehingga dapat digunakan dalam melatih keterampilan dan bakat yang dimiliki oleh para penyandang disabilitas tersebut.

"Mereka ini tidak pernah minta untuk dikasihani, tapi mereka juga ingin diberikan kesempatan. Karenanya, saya minta ke Pak Kadis Pendidikan, Kadis Tenaga Kerja untuk mencatat mereka-mereka yang masih ingin terus dilatih keterampilan-nya, agar nanti bisa ikut pelatihan. Kalau tidak ada dana daerah kita minta ke pusat," katanya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Handoyo Sugiharto, Kadis PTSP dan Penanaman Modal Danial Ibrahim, Kadis Pendidikan Rusli Wahjudewey Nusi, serta Ketua TP PKK Gorontalo Fima Agustina.***

Pewarta: Susanti Sako

Editor : Debby H. Mano


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2023