Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Komunikasi dan Informasi (Dishubparkominfo) Provinsi Gorontalo Djamal Nganro menjelaskan, untuk menunjang ekspor Jagung di pelabuhan Anggrek di Kabupaten Gorontalo, pemerintah rencana akan membenahi fasilitas pelabuhan tersebut.

"Ketika bertemu Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta agar pelabuhan Anggrek perlu ada perbaikan layanan dan peningkatan fasilitas," kata Djamal saat mendampingi gubernur di kantor Kementerian Perhubungan RI, Rabu.

Djamal menambahkan, Menteri Perhubungan langsung merespon dengan mengatakan bahwa pelabuhan Anggrek akan dikembangkan dan yang kedua perlu perbaikan pengelolaan serta layanan, karena penting untuk menunjang kegiatan ekspor jagung dari pelabuhan itu.

Selain ekspor jagung ke Filipina, aktivitas di pelabuhan Anggrek lainya yaitu bongkar muat pupuk, semen serta peti kemas ditambah dengan aktivitas yang lainya.

Dalam pertemuan dengan Menhub tersebut, gubernur mengusulkan agar `masterplan` yang telah dibuat kementerian perhubungan dapat direview kembali dalam rangka mengantisipasi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo.

"Kami mengusulkan perbaikan pelabuhan karena, dari data yang ada setiap tahunnya terus mengalami peningkatan ekspor Jagung yang cukup signifikan," kata gubernur.

Pelabuhan Anggrek yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara tersebut menjadi salah satu pintu gerbang kegiatan ekspor/impor barang, diantaranya aktivitas ekspor hasil pertanian Jagung.

Pelabuhan Anggrek perlu segera dikembangkan dalam rangka menyesuaikan dengan program Presiden Jokowi yaitu tol laut dan pelabuhan merupakan pusat konektivitas sampai di Provinsi Gorontalo.

Pewarta: Farid

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2016