Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan APBD 2015 masih digunakan untuk pelaksanaan empat program prioritas yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Gorontalo sejak tiga tahun lalu.

Keempat program tersebut adalah pendidikan gratis, kesehatan gratis, pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi kerakyatan, kata Gubernur di Gorontalo, Selasa.

Gubernur optimistis APBD yang telah dirumuskan dan ditetapkan oleh DPRD, dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai dengan target target pembangunan yang tercantum dalam RPJMD 2012-2017 dan RKPD 2015.

"Keempat program ini harus dilakukan berkesinambungan, apalagi beberapa proyek infrastruktur dianggarkan secara berkala oleh pemerintah pusat dan juga dari APBD," ujarnya.

Proyek tersebut di antaranya revitalisasi Danau Limboto, pembangunan waduk, jalan lingkar luar Gorontalo serta perluasan Bandara Jalaluddin.

Di sisi lain, kata dia, yang paling mendesak pada tahun 2015 nanti adalah pembangunan dan fasilitas rumah sakit di daerah tersebut.

Sebelumnya ia menjelaskan, pendapatan daerah tahun 2015 diprediksi Rp1,41 triliun terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp318,17 miliar, dana perimbangan sebesar Rp936,27 Miliar serta pendapatan daerah lain yang sah sebesar Rp165,40 miliar.

Dari angka tersebut, jumlah belanja diprediksi sebesar 1,46 triliun atau naik sebesar 174,07 miliar (16,80 persen) dari APBD 2014.

Belanja tersebut terdiri dari belanja tidak langsung sebesar 666,19 Miliar, belanja langsung sebesar Rp. 105,64 Milyar.

Dari postur anggaran porsi belanja aparatur pada APBD 2015 sekitar 29,20 persen bila dibandingkan dengan belanja public mencapai 70,80 persen atau sebesar 1,039 Triliun, sehingga pemprov bias berhemat anggaran.

"Hasil penghematan tersebut digunakan untuk menambah alokasi belanja fungsional pendidikan, fungsional kesehatan dan menambah porsi belanja modal. Kita patut bersyukur pada APBD 2015 kami dapat mengalokasikan belanja pendidikan sebesar 20,02 persen serta untuk kesehatan sebesar 12,26 persen," tambahnya.

Pewarta: Debby Hariyanti Mano
Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026