Gorontalo (ANTARA) - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membangun kolaborasi riset internasional bersama tim Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR) Sulawesi dan pihak Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar.
Rektor UNG Profesor Eduart Wolok di Gorontalo, Kamis mengatakan kedatangan rombongan ke 'kampus kerakyatan' ini, dipimpin langsung Direktur Indonesia untuk PAIR Dr Hasnawati Saleh.
Eduart didampingi wakil rektor bidang perencanaan, kerjasama dan sistem informasi Dr Harto Malik, kepala LPPM UNG Profesor Lanto Ningrayati Amali beserta tim peneliti UNG, berlangsung di ruang kerja rektor.
Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim PAIR dan Konjen Australia, serta berharap kerjasama tersebut dapat memperluas jejaring internasional UNG, khususnya dalam program penelitian.
Civitas akademika UNG kata Eduart, menyambut baik kolaborasi ini, karena riset bersama dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kapasitas akademik.
Kehadiran tim PAIR dan Konjen Australia menjadi langkah penting memperkuat jejaring penelitian yang dapat memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat, khususnya di Wilayah Sulawesi dan Gorontalo.
Menurutnya kerjasama riset yang terjalin kali ini sejalan dengan program UNG yang fokus pada pengembangan daerah berbasis kawasan, khususnya di Kawasan Teluk Tomini.
UNG akan senantiasa memberikan dukungan penuh agar kolaborasi riset ini dapat berjalan optimal, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun pembangunan daerah.
Direktur Indonesia untuk PAIR Dr Hasnawati Saleh menyebut tujuan kunjungan tersebut, untuk bertemu langsung serta mempererat komunikasi dengan mitra universitas maupun pemangku kepentingan di Provinsi Gorontalo.
Pertemuan ini sekaligus perkenalan langsung dengan para peneliti UNG yang menjadi mitra.
"Ini merupakan kesempatan untuk bertemu langsung, sekaligus menjelaskan terkait program PAIR, yang nantinya diharapkan akan bermanfaat bagi pemangku kepentingan terutama pemerintah daerah. Pertemuan akan dilanjutkan dengan mengunjungi pusat riset berlokasi di Desa Biluhu sebagai daerah pesisir di Gorontalo," katanya.
Hasnawati turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada rektor UNG, yang telah mendukung program PAIR melalui kerjasama seleksi peneliti terbaik UNG untuk bergabung dalam kolaborasi riset PAIR.
"Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal dari kerjasama yang baik antara seluruh pihak yang terlibat," katanya.
