Gorontalo (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo menerima aspirasi dari masyarakat terkait ketersediaan fasilitas pembuangan sampah yang belum tersedia di daerah itu.
"Saya menyerap aspirasi masyarakat Kecamatan Kwandang. Mereka menyampaikan fasilitas tempat pembuangan sampah perlu menjadi program prioritas," kata Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara Ridwan Riko Arbie di Gorontalo, Minggu.
Menanggapi aspirasi tersebut, ia menyampaikan bahwa di tengah efisiensi anggaran, DPRD tetap akan memperjuangkan melalui rapat pembahasan anggaran.
Mengingat aspirasi tersebut telah berulang kali disampaikan masyarakat, akibat kawasan jalan by pass Kwandang di sepanjang Desa Bulalo dan Desa Moluo, dalam kondisi memprihatinkan akibat banyaknya tumpukan sampah.
"Ini bukan salah siapa-siapa, sebab memang tidak ada fasilitas tempat pembuangan sampah," katanya.
Oleh karena itu, kata Ridwan, DPRD akan memperjuangkan aspirasi ini melalui pembahasan anggaran bersama tim anggaran pemerintah daerah, pada rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026.
Ridwan mengatakan untuk sementara waktu, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih bijak mengolah sampah.
Khusus sampah organik, mungkin bisa didaur ulang di pekarangan rumah. "Sampah nonorganik diharapkan bisa dikemas untuk dikelola dengan tepat," katanya.
Jalur by pass Kwandang, khususnya di Desa Bulalo, diwarnai dengan tumpukan sampah.
"Cukup prihatin saya melihat kondisi ini, sebab jalur tersebut menjadi jalur utama lintas Sulawesi," katanya.
Ia berharap sambil menunggu kebijakan pemerintah daerah terkait upaya penyediaan fasilitas pembuangan sampah, diharapkan tidak ada warga yang membuang sampah di area publik,khususnya lintas by pass tersebut.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026