Gorontalo (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo menyiapkan layanan terbaik pemeriksaan laboratorium bagi masyarakat di daerah itu.
"Kita memiliki satu unit instalasi penunjang yaitu laboratorium, dengan menyiapkan dokter patologi klinik terbaik dr Wardana M Harun, serta para tenaga analis yang melayani pemeriksaan spesimen setiap pekan mulai dari hari Senin hingga Sabtu, dimulai pukul 08.00 Wita hingga 12.00 Wita. Khusus layanan laboratorium bagi pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD), kita membuka layanan 1x24 jam," kata Direktur RSUD Zainal Umar Sidiki dr Mohammad Ardiansyah di Gorontalo, Rabu.
Laboratorium Klinik adalah laboratorium kesehatan yang disiapkan RSUD Zainal Umar Sidiki untuk melaksanakan pelayanan pemeriksaan spesimen klinik.
Pemeriksaan tersebut sangat penting untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan perorangan terutama dalam menunjang upaya diagnosis penyakit dan memulihkan kesehatan.
"Kita terus meningkatkan layanan laboratorium yang dimiliki untuk melaksanakan pelayanan pemeriksaan klinik bagi masyarakat khususnya pasien di rumah sakit ini," katanya.
Peningkatan layanan tersebut untuk memudahkan atau mendekatkan layanan laboratorium bagi masyarakat atau pasien yang memerlukan layanan pemeriksaan spesimen klinik.
Di antaranya pemeriksaan kimia klinik, seperti pemeriksaan kolesterol, gula darah, SGOT, SGPT, asam urat, dan lain-lain. Termasuk pemeriksaan Hematologi, seperti pemeriksaan trombosit, Hemoglobin darah (Hb), leukosit, dan lain-lain.
Melalui promosi layanan yang dilakukan, diharapkan masyarakat bisa mengetahui dengan pasti bahwa rumah sakit di Wilayah pesisir ini, telah dilengkapi oleh pelayanan penunjang yaitu laboratorium, sehingga masyarakat atau pasien dari Wilayah terjauh baik perbatasan maupun kepulauan bisa mengetahuinya dan turut memanfaatkan layanan yang disiapkan.
"Kita berharap penyediaan laboratorium di rumah sakit ini dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat baik untuk mendapatkan kepastian dalam diagnosa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, maupun untuk meningkatkan proteksi dini terhadap upaya menjaga kesehatan," imbuhnya.
