Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo memastikan kesiapan lokasi Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan (KTNA) XVII yang dijadwalkan pada Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus di Gorontalo, Kamis mengatakan lokasi pelaksanaan harus memiliki fasilitas dasar bagi para tamu.

Mengingat estimasi peserta yang mencapai 30.000 orang, ketersediaan air bersih dan tata kelola limbah menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

"Melayani tamu Penas yang jumlahnya mencapai kurang lebih 30 ribu orang membutuhkan ketersediaan air bersih yang stabil dan sistem pengelolaan limbah yang mumpuni. Ini menyangkut kenyamanan dan kesehatan ribuan orang yang akan berkumpul di daerah kita," ucap Tonny.

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan Balai Penataan Bangunan Prasarana Kawasan (BPB-PK) Gorontalo mengenai sejumlah proposal teknis Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang sebelumnya telah diserahkan langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya. 

Salah satu poin krusial dalam dokumen tersebut adalah pengadaan infrastruktur air bersih dan sanitasi khusus untuk menyukseskan perhelatan Penas KTNA XVII.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap pihak Balai dapat segera menyinkronkan data lapangan dengan usulan yang telah diajukan ke pusat, agar pengerjaan fisik infrastruktur sanitasi dapat berjalan tepat waktu.

Tonny menjelaskan, penataan kawasan Penas KTNA XVII tidak hanya difokuskan pada keindahan estetika, tetapi juga pada fungsionalitas prasarana dasar, yang mampu mengantisipasi lonjakan konsumsi air dan pembuangan limbah selama kegiatan berlangsung. 

"Sinergi antara Pemkab Gorontalo dan Balai dari Kementerian PU ini diharapkan menjadi kunci suksesnya pelayanan bagi petani dan nelayan se-Indonesia," pungkas dia.



Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026