Gorontalo (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menginginkan agar percepatan realisasi 136 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera terpenuhi untuk mencapai target pemerataan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo tahun ini.
Menurutnya, dari total kebutuhan SPPG di Gorontalo yang mencapai 136 unit, sebanyak 37 unit telah beroperasi, 15 unit dalam tahap persiapan operasional, 47 unit masih dalam proses pembangunan serta masih terdapat 38 SPPG yang belum menunjukkan progres meskipun sudah memiliki izin dan lahan.
“Kondisi ini harus segera ditindaklanjuti oleh BGN Pusat melalui BGN Provinsi. Jika dalam waktu yang telah ditentukan, yakni 65 hari pembangunan dapur tidak ada perkembangan, maka sebaiknya peluang tersebut dialihkan kepada investor lain yang lebih siap dan mampu,” kata Idah di Gorontalo, Kamis.
Ia berharap percepatan ini dapat memastikan seluruh kebutuhan SPPG di Provinsi Gorontalo segera terpenuhi, sehingga pelaksanaan Program MBG tahun 2026 dapat berjalan optimal dan merata, termasuk di wilayah terpencil.
Idah juga mengakui bahwa tantangan pelaksanaan MBG cukup kompleks, mulai dari kesiapan bahan pangan, perlengkapan makan seperti ompreng, hingga peralatan memasak.
Oleh karena itu seluruh aspek pendukung harus dipersiapkan secara maksimal sejak awal.
Dari sisi ketenagakerjaan, Idah menilai program MBG melalui SPPG juga membuka peluang ekonomi yang besar bagi masyarakat.
Satu dapur SPPG yang melayani sekitar 3.000 penerima manfaat dapat menyerap hingga 20 tenaga kerja.
Dengan beroperasinya seluruh 136 SPPG, ribuan tenaga kerja diperkirakan dapat terserap, sehingga berdampak positif terhadap perekonomian daerah dan pengurangan angka pengangguran di Provinsi Gorontalo.
“Untuk sidak ke SPPG maupun sekolah-sekolah yang telah dilakukan di tahun 2025, akan terus kita lakukan guna memastikan kualitas layanan MBG tetap terjaga. Apalagi seiring dengan aktifnya kembali kegiatan sekolah, termasuk dengan penyesuaian mekanisme penyaluran MBG pada bulan Ramadhan,” katanya.
Diketahui saat ini, SPPG yang telah beroperasi di Provinsi Gorontalo tersebar di Kabupaten Gorontalo sebanyak 18 unit, Kota Gorontalo delapan unit, Boalemo tiga unit, Bone Bolango tiga unit, Pohuwato tiga unit, serta Gorontalo Utara dua unit.
