Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gorontalo memiliki peran strategis sebagai pembimbing umat di tengah arus informasi dan tantangan moral yang kian berat.
Hal tersebut diucapkan Sofyan usai pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gorontalo periode 2026-2031 dan peringatan Isra Mi'raj di Masjid Agung Baiturrahman, Sabtu.
"Keberadaan MUI sangat penting sebagai pembimbing umat di tengah dinamika zaman. Ulama dan Pemerintah adalah dua pilar yang tidak bisa dipisahkan," ucapnya.
Sebagai langkah konkret pelayanan keagamaan, Bupati mengumumkan MUI akan berkantor di area Masjid Agung Baiturrahman dan membuka jadwal konsultasi agama secara rutin bagi masyarakat.
"Nanti jadwalnya akan disampaikan agar masyarakat bisa bertemu dan mendapatkan pendampingan ulama setiap saat ketika membutuhkan solusi keagamaan," ujar Bupati.
Bupati berharap, melalui hikmah Isra Mi'raj dan pengukuhan pengurus MUI yang baru, kualitas ibadah dan moderasi beragama di Kabupaten Gorontalo semakin meningkat, menciptakan masyarakat yang maju, sejahtera, dan religius.
Di sisi lain, peristiwa besar perjalanan Nabi Muhammad SAW ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tak hanya soal fisik, tapi juga fondasi spiritual.
"Dengan hadirnya wajah-wajah ulama dan cendekiawan dalam struktur MUI, sinergi antara umara dan ulama kini semakin kokoh untuk membimbing umat menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks," harap dia.
