Gorontalo (ANTARA) - Penyaluran zakat fitrah di Provinsi Gorontalo, seperti yang dilakukan di Desa Owalanga, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo disambut warga penerima penuh syukur dan bahagia.
Panitia penyaluran zakat fitrah Nikson Supu di Gorontalo, Kamis mengatakan pihaknya mulai menyalurkan zakat fitrah sejak Rabu (18/3) malam.
Khusus di desa itu, menyasar 60 warga dari golongan fakir miskin, lanjut usia (lansia) dari keluarga tidak mampu dan ibu dengan penghasilan rendah yang berperan sebagai kepala keluarga tunggal.
"Zakat fitrah disalurkan dalam bentuk bahan kebutuhan pokok," kata Nikson.
Ia mengatakan zakat fitrah yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, telur dan mi instan.
"Kami menargetkan penyaluran ini dapat membantu golongan penerima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, disalurkan dalam bentuk bahan pokok," katanya.
Puluhan warga penerima zakat telah melalui proses pendataan sebelumnya, agar penyaluran tepat sasaran dan sesuai dengan kategori penerima zakat fitrah.
“Semoga penyaluran ini berkah untuk semua orang dan seluruh penerima berbahagia menyambutnya,” kata Nikson.
Menurutnya kegiatan penyaluran zakat fitrah bukan hanya kewajiban menyalurkan amanah dari pemberi zakat, sebab petugas wajib menyalurkan zakat fitrah hingga tuntas atau habis tersalur sebelum sholat Idul Fitri.
Namun kata dia, penyaluran tersebut juga merupakan bentuk kepedulian sosial masyarakat sekaligus upaya memperkuat solidaritas antarwarga, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.
Ia mengatakan pula, partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah tahun ini melalui petugas atau Amil Zakat cukup baik, sehingga penyaluran dapat berjalan lancar dan merata kepada yang berhak.
Selain membantu meringankan beban ekonomi, penyaluran zakat fitrah juga diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat khususnya di Desa Owalanga.
"Kegiatan ini menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang diharapkan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," katanya.
Pewarta: Susanti Sako/Lifka IsmailEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026