Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Provinsi Gorontalo mendukung program Jaksa Masuk Sekolah sebagai ruang pengenalan hukum bagi para pelajar sekolah menengah atas (SMA) di daerah itu.

Bupati Bone Bolango Ismet Mile di Gorontalo, Selasa, mengapresiasi dedikasi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo Riyono yang hadir langsung pada kegiatan di Ruang Lupa Lelah Kantor Bupati Bone Bolango tersebut.

Ia meminta para siswa tidak hanya menyerap ilmu hukum, tetapi juga mencontoh gaya hidup sehat dan semangat juang kajati.

“Pak Kajati ini luar biasa. Saya yang sudah belasan tahun memimpin daerah ini saja kalah soal jelajah wilayah. Beliau sudah sampai ke mana-mana dengan jalan kaki. Adik-adik harus mencontoh ini, menjadi manusia yang sehat, kuat dan berintegritas," katanya.

Ia mengharapkan materi yang disampaikan, terutama mengenai bahaya narkoba, dapat diimplementasikan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

"Kehadiran beliau kajati adalah kehormatan. Mari kita dengarkan arahannya agar kita semua selamat dunia dan akhirat, apalagi kegiatan ini mengusung misi penting yaitu membentuk generasi muda yang paham hukum demi masa depan bangsa,” katanya.

Kajati Gorontalo Riyono menyampaikan apresiasi atas inovasi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang memfasilitasi kegiatan tersebut di pusat pemerintahan.

“Mungkin kalau disurvei se-Indonesia, baru kali ini ruang aula bupati menjadi sekolah hukum selama beberapa jam. Ini adalah komitmen nyata pemerintah tidak hanya mengejar kesejahteraan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan mental dengan membentuk generasi taat hukum,” katanya.

Ia menekankan jargon utama kepada para siswa yaitu "Kenali Hukum, Jauhkan Hukuman".

Menurut dia, pemahaman hukum sejak dini modal utama para siswa untuk menapaki masa depan tanpa tersandung masalah legalitas.

Ia juga mengaku telah menjelajahi berbagai pelosok, mulai dari Suwawa Timur hingga Air Terjun Lombongo dengan bersepeda bahkan bertelanjang kaki.

Hal ini ia sampaikan sebagai pesan bahwa kekuatan fisik dan kejernihan pikiran harus berjalan beriringan.

Ia juga mengajak para siswa mendengarkan instrumen Himne Guru dan menyinggung pentingnya memaknai lagu-lagu daerah Gorontalo sebagai sarana penyampaian pesan moral dan ajaran hidup.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026