Gorontalo (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo mendukung penegakan hukum dalam penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan.
Hal itu dikatakan Kapolres Gorontalo Utara Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Eka Perkasa di Gorontalo, Senin.
Dalam pertemuannya dengan pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gorontalo Utara dalam rangka konsolidasi demokrasi, berlangsung di ruang kerja Kapolres, ia menyambut baik kunjungan tersebut.
Menurutnya pertemuan tersebut menjadi salah satu upaya dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi.
"Kami pun terus berkomitmen mendukung tugas-tugas pengawasan oleh Bawaslu, termasuk dalam penegakan hukum pemilu melalui Sentra Gakkumdu," kata Kapolres.
Kunjungan tersebut diharapkan semakin mempererat kerja sama kelembagaan dalam menjaga kualitas demokrasi di wilayah pesisir tersebut, serta menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pemilu yang berintegritas.
Ketua Bawaslu Gorontalo Utara Ronald Ismail mengatakan kunjungan kerja ke Polres setempat, dalam rangka memperkuat konsolidasi demokrasi.
Pertemuan tersebut kata dia, mencerminkan sinergi yang kuat antara lembaga pengawas pemilu dan aparat penegak hukum.
"Kunjungan ini merupakan bagian dari program konsolidasi demokrasi yang tengah dijalankan oleh Bawaslu, sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengawasan pemilu," kata Ronald.
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu menyerahkan piagam penghargaan kepada Polres Gorontalo Utara sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan aktif dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) pada pemilu dan pemilihan di tahun sebelumnya.
Anggota Bawaslu Gorontalo Utara Ismail Buna dalam pernyataannya menyampaikan bahwa sinergi antara Bawaslu dan Polri khususnya melalui Sentra Gakkumdu, menjadi elemen penting dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi.
“Kolaborasi yang telah terjalin selama ini merupakan pondasi kuat dalam penegakan hukum pemilu. Kami mengapresiasi peran aktif Polres Gorontalo Utara dalam setiap proses penanganan pelanggaran, sehingga menciptakan suasana demokrasi yang aman, tertib dan berkeadilan,” kata Ismail.
Ia memastikan Bawaslu akan terus mendorong penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk kepolisian guna memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi yang jujur dan adil.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026