Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis dilakukan dengan pertimbangan khusus yang akan membawa manfaat untuk Indonesia.

"Presiden ada pertimbangan-pertimbangan khusus untuk melakukan kunjungan, tidak hanya ke luar negeri, tetapi ke dalam negeri juga tentu ada pertimbangan-pertimbangan dan kami yakin nanti akan membawa manfaat untuk Indonesia di masa yang akan datang," kata Gus Ipul sapaan akrabnya ditemui usai Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu.

Manfaat untuk Indonesia itu menjadi salah satu pertimbangan penting untuk pelaksanaan kunjungan Presiden ke berbagai lokasi. Tidak hanya terkait kunjungan di berbagai lokasi di Indonesia, tetapi juga ke sejumlah negara lain.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Presiden Prabowo melaksanakan Shalat Idul Adha di Prancis karena memang bertepatan dengan kunjungan kenegaraan yang sudah direncanakan.

Ia mengatakan bahwa Presiden dijadwalkan untuk melaksanakan Shalat Idul Adha di Paris sebelum memulai rangkaian kunjungan kenegaraan.

"Kan tahun lalu di sini, tahun ini kebetulan bertepatan juga dengan kunjungan kenegaraan, state visit," katanya.

Fadli mengatakan pelaksanaan Shalat Idul Adha dapat dilakukan di berbagai lokasi dan dalam kesempatan tahun ini Presiden melaksanakannya di Prancis.

Presiden Prabowo sendiri dijadwalkan melakukan Shalat Idul Adha di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Prancis.

"Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan Shalat Idul Adha dan silahturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta pada Selasa (26/5).

Teddy mengatakan ketibaan Presiden Prabowo di Paris menandai dimulai rangkaian kunjungan resmi kenegaraan yang sudah diagendakan sejak tahun lalu dan telah beberapa kali dijadwalkan ulang.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mensos: Kunjungan Presiden ke Prancis bawa manfaat bagi Indonesia

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026