Washington (ANTARA) - Halaman Masjid Al Aqsa di Yerusalem yang masih dijajah dipadati umat muslim yang memulai perayaan Idul Adha 1447 H selama empat hari pada Rabu.
Umat muslim merayakan Idul Adha dalam rangka memperingati kesiapan Nabi Ibrahim—atau Abraham sebagaimana dikenal umat Kristiani dan Yahudi—untuk menyembelih anaknya, Ismail, atas perintah Allah Swt.
Pada hari tersebut, umat muslim melakukan prosesi kurban untuk memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim, dan daging dari hewan kurban tersebut diberikan kepada masyarakat miskin.
Idul Adha 1447 H, yang merupakan salah satu hari raya terpenting dalam kalender Hijriah, dirayakan oleh masyarakat Palestina di tengah terus berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata oleh zionis Israel sejak Oktober 2025.
Menurut otoritas kesehatan Gaza, lebih dari 880 orang terbunuh dan 2.645 lebih terluka dalam serangan Israel yang tak berhenti sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada 10 Oktober 2025.
Kesepakatan tersebut dimaksudkan untuk menghentikan perang Israel, yang menewaskan lebih dari 72.000 orang, dengan sebagian besar di antaranya adalah wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 172.000 orang.
Agresi Israel ke Jalur Gaza sejak Oktober 2023 juga mengakibatkan kehancuran pada 90 persen infrastruktur sipil di wilayah kantong tersebut.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Umat muslim padati Masjid Al Aqsa rayakan Idul Adha 1447 H
Pewarta: Nabil IhsanEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026