Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Videografi pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2014 yang dibuat sejumlah wartawan di Gorontalo diakses di berbagai negara.

Director dan Supervisi Produksi Verrianto Madjowa Senin mengatakan, berdasarkan laporan youtube sebanyak 12 negara mengakses video tersebut.

Negara-negara yang mengakses videografi pemungutan suara tersebut yakni Malaysia, Amerika Serikat, Nigeria, Uni Emirat Arab, Turki, Arab Saudi, Rusia, Kenya dan Etiopia, Inggris, Hongkong dan India.

"Pengakses terbanyak di Malaysia, Nigeria, Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab," katanya.

Menurutnya pihak yang mungkin melakukan akses di luar negeri antara lain Panitia Pemungutan Luar Negeri, Kedutaan Besar Indonesia dan staf KPU RI yang melakukan bimbingan teknis pemungutan dan penghitungan suara di luar negeri.

Videografi ini diunggah pertama kali pada 6 Maret 2014 pukul 01.14. Hingga Senin (10/3) siang sebanyak 1.492 yang telah mengakses pada link https://www.youtube.com/watch?v=IpFwtPofFO8.

Durasi videografi ini 18 menit 14 detik. Youtube telah melakukan analisis pada 1.382 view (penayangan). Berdasarkan demografi, termasuk didalamnya pengakses dari Indonesia, Youtube menganalisis sebanyak 86 persen laki-laki mengakses videografi ini, sedangkan perempuan 14 persen.

Verri menambahkan, Youtube juga telah mengidentifikasi perkiraan usia pengakses. Pengakses yang berusia 35 - 44 tahun sebanyak 52 persen, usia 45 - 55 tahun sebanyak 34 persen dan 25-34 tahun sebanyak 13 persen.

Perangkat yang digunakan untuk mengakses videografi ini, menurut Youtube, langsung dari komputer 77 persen, ponsel 18 persen, tablet 4,0 persen dan jenis perangkat yang tidak dikenal 0,5 persen.

Sebelumnya video tersebut dibuat untuk mensosialisasikan tata cara pemungutan dan penghitungan suara pada pemilu 2014, serta dibagikan oleh KPU Provinsi Gorontalo kepada seluruh penyelenggara pemilu di daerah tersebut.

Pewarta: Debby Hariyanti Mano
Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026