Gorontalo,  (Antaranews Gorontalo) - Bakal pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin-Thoriq Modanggu (IQRO), akan melanjutkan 10 program gratis yang selama ini sudah dijalankan pemerintah kabupaten setempat.

Kepemimpinan di Kabupaten Gorontalo Utara saat ini sementara dipimpin Bupati Indra Yasin dan Wakil Bupati Roni Imran, periode kepemimpinan 2013-2018, namun keduanya menyatakan maju "bertarung" di Pilkada 2018 dengan parpol berbeda.

Hal itu diungkapkan Indra Yasin yang juga bupati petahana, Rabu di Gorontalo, didampingi bakal calon wakil bupati Thoriq Modanggu, usai menyerahkan berkas pendaftaran keduanya untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, di Jalan Sanggar Tani Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang.

"Jika terpilih nanti, saya dan Thoriq Modanggu akan melanjutkan 10 program gratis yang selama ini telah dinikmati masyarakat," ujar Indra.

Ia mengatakan, selain 10 program gratis, keduanya akan menambah program lainnya yang akan menyempurnakan layanan pendidikan gratis, kesehatan gratis, rumah layak huni gratis, pemberian SIM gratis untuk para pengemudi becak motor (bentor) dan penjual ikan, beras (rastra), pupuk dan bibit gratis.

Program-program yang berhubungan langsung dengan masyarakat itu, akan diteruskan agar harapan masyarakat bisa terpenuhi untuk menjawab seluruh kebutuhan masyarakat.

Sementara bakal calon wakil bupati Thoriq Modanggu berharap, pelaksanaan Pilkada 2018 akan menumbuhkan semangat baru dalam pembangunan.

Konsep "Ceria" dalam pemerintahan akan dijalankan, termasuk program-program gratis yaitu menyempurnakan yang masih kurang dan belum terpenuhi.

Ke depan kata Thoriq, keduanya akan menjalankan program "Tri Dharma Indra-Thoriq" untuk melengkapi 10 program gratis pada pemerintahan daerah sebelumnya.

Thoriq mengaku siap mundur dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sebab ia memilih maju mendampingi Indra Yasin untuk membangun daerah itu.

Keduanya resmi mendaftar sebagai bakal calon pasangan Pilkada 2018 di KPU setempat pukul 10.30 Wita dan disambut dengan prosesi adat Gorontalo.

Didampingi partai pengusung yaitu PAN, PDIP, Gerindra, PKS dan PPP, serta partai pendukung yaitu Nasdem dan PKB.


Pewarta: Susanti Sako
Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026