Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serda laode Kalawara selaku pengajar mengatakan pelaharan yang diberikan yaitu materi pengetahuan agama baca tulis huruf hijaiyah.
"Memberikan pelajaran baca tulis huruf hijaiyah merupakan salah satu kegiatan non fisik yang dilakukan dalam program TMMD di desa ini," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 28, Gunawan Hasan mengungkapkan apresiasinya atas apa yang dilakukan oleh Satgas TMMD di salah satu desa terpencil tersebut.
"Kegiatan ini sangat membantu kami apalagi di sekolah ini guru agama hanya tenaga kontrak dan tidak menetap," ujarnya.
Ia mengaku pemberian pelajaran agama oleh Serda Laode adalah yang pertama kali dilakukan di sekolah tersebut.
"Selain itu program yang dilakukan oleh Satgas sangat membantu kami masyarakat disini, pembangunan jalan dan program lainnya membuat desa kami bisa semakin maju," kata dia, lagi.
Gunawan berharap anggota Satgas bisa menyisihkan waktu membantu pihak sekolah untuk mengajarkan para siswa peraturan baris berbaris, sebagai persiapan menyambut hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus nanti.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.