Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara akan perbanyak pembangunan fasilitas pendingin "cool storage", yang akan menampung produksi ikan segar di daerah ini.

Hal itu diungkap Wakil Bupati (Wabup) Roni Imran, Selasa, terkait upaya Pemkab Gorontalo Utara meningkatkan produksi perikanan tangkap dengan target ekspor.

Saat ini, pemkab melalui Dinas Kelautan dan Perikanan setempat telah merampungkan pembangunan "cool storage" di wilayah Kecamatan Gentuma yang akan menunjang produksi ikan tangkap di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Gentuma.

Namun kapasitasnya yang belum maksimal, sehingga harus ditunjang dengan pembangunan fasilitas yang sama, khususnya di pelelangan ikan yang ada di Pelabuhan Kwandang, Sumalata dan Tolinggula.

"Semakin banyak "cool storage" diharapkan target produksi ikan 20 ribu ton per tahun bisa terwujud, sebab fasilitas pendukung memadai telah tersedia," ujar Wabup.

Ia mengaku, pembangunan "cool storage" menjadi solusi bagi nelayan, agar tidak ada lagi produksi ikan yang di bawah ke luar daerah, yang hanya menguntungkan daerah tersebut padahal produksinya sendiri berasal dari Gorontalo Utara.

Dukungan Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Kemaritiman serta Kementerian Kelautan dan Perikanan, sangat menguntungkan kabupaten penghasil ikan tuna ini, sebab pemkab berharap ada dukungan anggaran yang akan mengembangkan potensi unggulan tersebut.

Untuk tahun 2015 ini kata Wabup, kabupaten ini menerima kucuran dana APBN khusus pengembangan Pelabuhan Anggrek sebesar Rp33,9 miliar dan Pelabuhan Kwandang Rp8,19 miliar.

Ditambah bantuan kapal penangkap ikan bermesin diatas 30 Gross Ton (GT) yang diharapkan bisa mendapatkan 5 unit sesuai pengusulan Pemkab, dari 2 unit yang sudah dipastikan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

"Pengembangan sarana dan prasarana di sektor unggulan daerah ini, diharapkan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan naik menjadi Rp5 miliar per tahun, khususnya mampu berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan khususnya 3 ribu nelayan tersebar di 52 desa pesisir di 11 kecamatan," ungkap Wabup.

Pewarta: Susanti Sako
Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026