Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai bahwa Uni Eropa mulai melunak soal kebijakan European Union Deforestation Regulation (EUDR) atau UU Anti Deforestasi, seiring dengan semakin dekatnya penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA).
"Ya sebenarnya kan ketika proses IEU CEPA ini mau selesai ya, hal-hal seperti EUDR dan sebagainya mulai melunak ya," ujar Budi Santoso saat memberikan keterangan pers di Brussel, Belgia, Sabtu (12/7) waktu setempat.
Dikutip dari laman YouTube Sekretariat Presiden, Minggu, Budi mengatakan bahwa isu-isu seperti EUDR mulai menunjukkan tanda-tanda pelonggaran karena Uni Eropa menunjukkan keinginan kuat untuk menjalin kemitraan jangka panjang dengan Indonesia.
Oleh karena itu, Pemerintah saat ini memfokuskan upaya untuk merampungkan IEU-CEPA lebih dulu sebagai dasar penguatan hubungan dagang kedua pihak.
Terkait lamanya proses perundingan IEU-CEPA, Budi menjelaskan bahwa dinamika tersebut merupakan hal wajar dalam proses negosiasi dagang yang melibatkan unsur tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Dia menyampaikan bahwa seluruh isu substansi dalam perundingan tersebut telah diselesaikan. Dengan rampungnya seluruh pembahasan, Presiden akan segera mengumumkan kesepakatan tersebut secara resmi.
"Tapi semua sudah selesai, tadi sempat disampaikan Pak Menko Airlangga semua sudah selesai, secara substansi sudah tidak ada masalah. Ya sudah jadi besok Presiden tinggal mengumumkan. Jadi enggak ada masalah," ucapnya.
Lebih lanjut Budi menambahkan bahwa rampungnya IEU-CEPA akan membuka alternatif baru bagi perluasan pasar ekspor Indonesia.
Dengan terbukanya akses pasar melalui IEU-CEPA, dia berharap Indonesia dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan ekspor ke kawasan Eropa.
"Ini alternatif baru buat pasar kita. Kan impor EU (Uni Eropa) ke dunia kan 6,6 triliun dolar AS, kalau kita bandingkan Amerika 3,3 something triliun ya. Jadi kalau kita bisa masuk lebih besar ke IEU-CEPA, saya pikir ini pasar yang bagus buat kita untuk alternatif pasar-pasar di negara lain," pungkasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendag sebut Eropa melunak soal EUDR seiring rampungnya IEU-CEPA