Gorontalo (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo menggelar pembinaan kepribadian melalui pelatihan tarian tradisional kreasi Hulontalo Lipu’u di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Selasa.
Kepala LPKA Kelas II Gorontalo Parulian Hutabarat di Gorontalo mengatakan pembinaan kemandirian tersebut sebagai bentuk bekal anak binaan terhadap budaya Gorontalo.
“Anak binaan sebagai pewaris kebudayaan Gorontalo, patut kita berikan pengetahuan tentang kebudayaan lokal Gorontalo melalui tarian kreasi Hulontalo Lipuu,” kata dia.
Ia menjelaskan, maksud dilaksanakan kegiatan itu sebagai upaya memberikan wadah pembinaan yang bersifat edukatif, kreatif dan rekreatif bagi anak binaan.
Selain itu, menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerjasama, dan kepercayaan diri yang menjadi bagian penting dari pembentukan kepribadian yang baik.
Menurutnya, kegiatan dengan tema Hulontalo Lipu’u, ekspresi kebudayaan lokal dan keindahan itu, dilakukan untuk menekankan pentingnya melestarikan budaya dan kearifan lokal Gorontalo melalui tarian itu.
Ia mengatakan tujuan dari kegiatan pembinaan kepribadian itu agar anak binaan dapat melestarikan dan mengembangkan tarian kreasi yang merupakan kebudayaan nasional, melatih rasa percaya diri anak binaan untuk tampil di lingkungan masyarakat, meningkatkan kualitas pelaksanaan pembinaan, sarana evaluasi keberhasilan program pembinaan terhadap anak binaan.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni dari hari ini tanggal 11 November hingga 13 November 2025 yang bertempat di aula LPKA Kelas II Gorontalo," ucap dia.
Pelatih tarian kreasi Daud Tuna mengatakan tarian itu mengenalkan keharmonisan melalui budaya Gorontalo kepada anak binaan LPKA Kelas II Gorontalo.
!Saya berharap kedepannya anak-anak binaan bisa mengerti kebudayaan yang ada di Gorontalo dan bisa menjadi lebih baik lagi," harap dia.
