Gorontalo (ANTARA) - Tim Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mengikuti penguatan layanan primer sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan berfokus pada penguatan layanan kesehatan dasar yang menyeluruh, berkesinambungan, dan terintegrasi.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Erni N Mansur dari Bekasi, Kamis, mengatakan penguatan layanan primer tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Teknis Program Kesehatan Primer dan Komunitas, dengan tema "Penguatan Primary Health Care dan Labkesmas menuju Indonesia Emas 2045".
Layanan kesehatan primer, kata dia, dimulai dari individu, keluarga, hingga komunitas sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian sistem kesehatan nasional.
Ia mengatakan pada pertemuan awal bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat koordinasi teknis tersebut, diperoleh beberapa hal yang menjadi arahan serta tindak lanjut dari pelaksanaan program kesehatan primer dan komunitas, antara lain meningkatkan upaya promotif dan preventif agar orang tetap sehat.
Selain itu, optimalisasi pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di kalangan masyarakat, pekerja, dan anak sekolah, kesiapan puskesmas dalam menyiapkan SDM dan sarana lainnya.
"Disamping itu, diharapkan agar Ditjen Kesehatan Primer dan Komunitas dapat berkoordinasi dengan pusdatin untuk dapat memperbaiki pengelolaan data puskesmas, optimalisasi peran puskesmas utamanya pada fokus penurunan kematian ibu serta peran aktif dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Erni.
Kegiatan ini dihadiri oleh pengelola program Dinas Kesehatan Provinsi se-Indonesia, perwakilan labkesda provinsi dan kabupaten/kota terpilih
