Gorontalo (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo tetap melaksanakan sejumlah agenda pengawasan dan sosialisasi pada masa non tahapan pemilu sesuai arahan Bawaslu Republik Indonesia.
"Pada masa non tahapan ini, kami tetap komitmen melaksanakan agenda pengawasan dan penguatan demokrasi," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba di Gorontalo, Rabu.
Ia mengatakan salah satu agenda yang dilaksanakan adalah pengawasan pemuktahiran daftar pemilih berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kami melakukan pengawasan dengan metode uji petik di sejumlah titik untuk memastikan pemuktahiran data pemilih berjalan dengan baik," katanya.
Menurutnya pengawasan tersebut dilakukan dengan mengecek pemilih yang meninggal dunia, pindah domisili, perubahan status menjadi anggota TNI/Polri, pemilih yang telah berusia 17 tahun atau telah menikah, serta pemilih TNI/Polri yang telah pensiun.
"Hari ini tim kami turun di beberapa titik, yakni Kecamatan Telaga di Desa Hulawa dan Desa Luhu, serta Kecamatan Limboto di Desa Dutulanaa," katanya.
Ia mengatakan hasil pengawasan uji petik tersebut akan dirangkum dan disampaikan kepada KPU sebagai bahan evaluasi pada rekapitulasi PDPB setiap triwulan.
Selain pengawasan, Bawaslu Kabupaten Gorontalo juga melaksanakan kegiatan rutin yaitu program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian.
"Kegiatan tersebut meliputi olahraga, kerja bakti lingkungan, penghijauan, serta penguatan kerohanian," katanya.
Pada masa non tahapan pemilu ini, Bawaslu juga melaksanakan sosialisasi kepemiluan melalui publikasi kehumasan dan podcast bulanan dengan menghadirkan narasumber internal maupun eksternal.
Selain itu, Bawaslu Kabupaten Gorontalo juga akan melaksanakan apel demokrasi di sekolah menengah atas untuk memberikan penguatan kepada pemilih pemula terkait kepemiluan.
Di sisi internal, Bawaslu melaksanakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan penguatan kompetensi.
"Kami juga merencanakan sosialisasi kepemiluan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) pada bulan Ramadhan mendatang," imbuhnya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026