Gorontalo (ANTARA) - Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyelenggarakan program tadarus Al Quran terpadu sebagai agenda rutin di bulan suci Ramadhan untuk memperkuat karakter mahasiswa.

Kegiatan yang dimotori oleh Sentra Kerohanian Islam (SKI) ini mewajibkan keterlibatan seluruh Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) untuk menghidupkan suasana spiritual di lingkungan kampus.

Desen pembina Dr Sitti Rachmi Massie di Gorontalo, Kamis, mengatakan program tahunan ini sebagai upaya kolektif untuk mendulang amal ibadah bagi sivitas akademika.

"Ini adalah program tahunan SKI. Seluruh elemen wajib mengikutinya karena Ramadhan adalah bulan penuh amal bagi seluruh masyarakat, khususnya mahasiswa," katanya.

Pihak penyelenggara menekankan pentingnya integrasi antarorganisasi mahasiswa untuk memperluas jangkauan syiar Islam selama bulan Ramadhan.

"Saya mengajak seluruh anggota tidak hanya pengurus LDK maupun LDF, tetapi seluruh mahasiswa untuk bisa berintegrasi dengan organisasi mahasiswa, seperti HMJ maupun Senat Fakultas," kata Sitti.

Inisiatif ini juga mendapat dukungan penuh dari kalangan tenaga pendidik yang melihat potensi positif dalam pembentukan karakter mahasiswa.

"Alhamdulillah para dosen sangat mendukung program unggulan dari SKI ini, khususnya program Ramadhan," katanya.

Ia mengatakan kegiatan ini bukan sekadar menjalankan instruksi formal organisasi atau pembina, melainkan lahir dari kesadaran bersama.

Program LDK UNG tidak hanya diperuntukkan bagi pengurus atau karena adanya instruksi dari pembina saja, tetapi berangkat dari kesungguhan seluruh pengurus untuk mengajak mahasiswa berkegiatan di bulan Ramadhan.

Tadarus Al Quran diharapkan melampaui batas kajian keilmuan akademik dengan menitikberatkan pada pembentukan jati diri mahasiswa yang religius.

"Tujuannya adalah untuk meningkatkan iman dan takwa. Jadi tidak hanya sebatas kajian keilmuan sesuai bidang keahlian masing-masing, tetapi apa pun profesinya, yang utama adalah membentuk generasi Rabbani," katanya.

Melalui program ini, LDK UNG berharap mahasiswa dapat menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan spiritualitas sebagai bekal kehidupan.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026