Jakarta (ANTARA) - Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC Henry Doumbia buka suara terkait dugaan perlakuan rasis yang diterimanya dari kapten Persib Bandung Marc Klok dalam laga pekan ke-30 BRI Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis pekan lalu.
"Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya — saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya tidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius," jelas Doumbia yang baru saja mengeluarkan penyataan resmi melalui Instagram pribadinya, Selasa.
Dari sudut pandang versi Klok, kejadian ini bermula dari perkataan kapten Persib itu yang mengatakan "give me the ball back" kepada Doumbia setelah Maung Bandung memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui gol Federico Barba di akhir babak pertama.
Klok mengatakan ucapannya itu ditujukan untuk meminta bola agar pertandingan segera dilanjutkan. Ia menuturkan bahwa timnya ingin mengejar ketertinggalan dengan mempercepat jalannya laga.
Dalam pernyataan Klok, Doumbia mengira gelandang timnas Indonesia itu mengatakan kepada dirinya "black", bukan "back". Klok menyebut beberapa saat setelah kejadian, Doumbia meminta maaf kepadanya atas kesalahpahaman yang terjadi.
Namun, dalam pernyataannya, Klok menyebut masalah belum sepenuhnya usai. Hal ini dikarenakan, kata dia, manajer Bhayangkara sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, terus menyebutnya rasis, dengan menuduhnya melakukan tindak tidak terpuji ini di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan yang berakhir kemenangan 4-2 untuk Persib.
Pada hari ini, Doumbia buka suara atas kejadian ini, dengan versi yang berbeda dari pernyataan Klok beberapa hari yang lalu. Ia pun mengaku telah menempuh jalur yang benar dalam menyampaikan pengalamannya.
Dia juga menyebut kejadian ini menjadi yang pertama sepanjang karirnya yang telah bermain di berbagai negara, mulai di Thailand, Uni Emirat Arab, Libya, dan Malaysia.
"Di saat yang sama, saya menghormati Persib Bandung dan kapten mereka Marc Klok. Saya tidak ingin menciptakan konflik atau perpecahan. Sepak bola seharusnya menjadi ruang yang penuh rasa hormat, dan ada hal-hal yang lebih penting dalam hidup yang mengingatkan kita untuk tetap bersatu dan fokus pada hal yang benar-benar berarti," tulis Doumbia.
Lebih lanjut, penyerang asal Pantai Gading itu memastikan tidak akan lagi berkomentar secara publik dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses yang berjalan. Dia mengucapkan terima kasih kepada Bhayangkara FC atas dukungan yang diberikan selama situasi ini berlangsung.
Di musim ini, sejak didatangkan Bhayangkara di putaran kedua, Doumbia telah bermain 14 kali dengan koleksi enam gol dan tiga assist.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Henry Doumbia: Saya yakin dengan apa yang saya dengar
Pewarta: Zaro Ezza SyachniarEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026