Gorontalo (ANTARA) - PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui Project Agrosolution, berupa program tanam jagung di Desa Bunuo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Kaltim Qomaruzzaman di Gorontalo, Rabu mengatakan program ketahanan pangan nasional tersebut menyasar lahan perkebunan seluas 250 hektare di daerah itu.

"Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas sektor pertanian, serta kesejahteraan petani melalui pendampingan budidaya terintegrasi," kata Qomaruzzaman.

Setiap tahun program tersebut dirancang untuk dua musim tanam dan lebih fokus pada peningkatan produktivitas lahan.

Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh pupuk, tapi juga pola pendampingan berkelanjutan agar budidaya lebih efektif dan efisien.

Dalam Project Agrosolution, pihak perusahaan memberikan bimbingan teknis pemupukan yang benar, serta mengintegrasikan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari akses permodalan, asuransi pertanian, hingga kepastian pembeli siaga (offtaker).

Pada proses itu, UD Tani Baru ditunjuk sebagai offtaker yang menjamin harga jagung tetap kompetitif.

Skema penguncian harga pada awal masa tanam diterapkan, agar petani dapat memprediksi pendapatan dan memiliki rasa aman dalam menjalankan usaha tani.

"Kami berharap program ini dapat diterapkan di wilayah lain. Kami juga memohon dukungan pemerintah daerah agar program tersebut bisa berkembang lebih luas demi meningkatkan kesejahteraan petani," kata dia.

Komisaris Independen Pupuk Kaltim Mustofa mengatakan pendekatan Project Agrosolution dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir, dimana pendampingan mencakup analisis kondisi lahan, rekomendasi pemupukan, hingga pengawalan proses tanam.

"Harga hasil jagung telah dikunci di depan, untuk memastikan petani mendapatkan harga yang adil saat panen. Kami percaya dengan dukungan tepat model kemitraan ini dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia," katanya.

Berkaitan dengan hal itu, Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Bone Bolango Yusbar Ismail mengapresiasi langkah strategis Pupuk Kaltim dalam mendorong sektor pertanian daerah.

"Kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian dan menjaga keberlanjutan sektor pangan nasional. Kami akan terus mendukung inovasi ini," imbuhnya.



Pewarta: Susanti Sako/Zulkifli Polimengo
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026