Gorontalo (ANTARA) - PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan supervisi langsung ke kios dan gudang resmi di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo untuk memastikan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi di daerah itu.

Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Kaltim Qomaruzzaman di Gorontalo, Selasa mengatakan supervisi dilakukan bersama jajaran anggota Dewan Komisaris Sukardi Rinakit, Musthofa, Azis Samual, jajaran Regional CEO 4 Wisnu Ramadhani, SM Penjualan Wilayah Region 4B Endah Wulandari, serta VP Pengelolaan Pelanggan Yusva Sulistyo.

"Ini untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi di Gorontalo tepat waktu dan tepat sasaran," kata Qomaruzzaman.

Kunjungan langsung ke lapangan merupakan komitmen perusahaan, dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penguatan rantai distribusi pada tingkat pengecer.

Menurutnya kios resmi adalah ujung tombak distribusi karena menjadi titik terdekat dengan petani, sehingga dinilai menjadi mata rantai kritis yang harus terus diawasi dan diperkuat agar pupuk terdistribusi sesuai jadwal musim tanam.

Berdasarkan data yang tercatat, realisasi penyaluran urea bersubsidi di wilayah Gorontalo sampai bulan Mei 2026, telah mencapai 15.152 ton.

Sementara stok pupuk yang tersedia saat ini tercatat sebanyak 5.832 ton urea subsidi dan 24 ton NPK Kakao.

Menurutnya ketersediaan stok tersebut secara umum telah mencukupi kebutuhan petani setempat, dengan kualitas produk yang tetap terjaga tanpa keluhan mutu dari masyarakat.

Selain itu PT Pupuk Kaltim menilai pengawasan langsung merupakan bentuk tanggung jawab korporasi yang nyata untuk menjamin pelayanan di titik terdepan.

Ia mengatakan kios resmi adalah wajah perusahaan di hadapan petani, sehingga harus memastikan wajah tersebut mencerminkan komitmen perusahaan yang sesungguhnya dalam melayani kebutuhan pangan.

Dalam menjalankan misi tersebut, tentu harus mementingkan sinergi antara produsen, pemerintah daerah dan jaringan distribusi untuk menyukseskan program program swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional.

"Kami berharap melalui penguatan supervisi, petani di Gorontalo dapat mengakses pupuk urea dan NPK Kakao bersubsidi secara mudah dan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan pemerintah," imbuhnya.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026