Washington (ANTARA) - Amerika Serikat telah melengkapi semua bandara utama dengan alat uji untuk mencegah penularan Ebola selama Piala Dunia FIFA 2026, menurut Administrator Pusat Layanan Medicare dan Medicaid, Mehmet Oz.
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi turnamen pertama yang menampilkan 48 tim nasional dan diselenggarakan bersama oleh tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kejuaraan ini akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli.
"Kami dengan sengaja telah memasang alat dan mekanisme pengujian di bandara-bandara utama... yang akan dilewati orang-orang," kata Oz selama konferensi pers Gedung Putih, Selasa.
Oz kemudian menyatakan keyakinannya pada Direktur Institut Kesehatan Nasional, Jay Bhattacharya atas kemampuannya untuk membantu mencegah Ebola masuk ke AS dan menginfeksi warga Amerika.
"Saya sangat percaya pada kemampuan Jay. Dia seorang ilmuwan brilian dan tahu banyak tentang virus... Dia orang yang berani yang akan mengambil keputusan yang tepat dan transparan," lanjut Oz.
Pada 15 Mei, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.
Menurut PBB, hingga 31 Mei, 210 kasus telah dikonfirmasi di DRC, dengan 17 kematian. Selain itu, sekitar 350 kasus yang dicurigai sedang diselidiki, dan 16 petugas kesehatan telah terinfeksi.
Ebola adalah penyakit yang seringkali berujung fatal yang ditularkan dari hewan liar seperti kelelawar dan primata ke manusia.
Namun, penularannya kemudian meluas terjadi melalui individu yang terinfeksi melalui kontak langsung dengan darah, sekresi, organ, atau cairan tubuh lainnya dari orang yang terinfeksi, serta melalui kontak dengan bahan yang terkontaminasi cairan tersebut.
PBB memperkirakan tingkat kematian rata-rata penyakit ini mencapai 50 persen, tetapi pernah mencapai hingga 90 persen dalam wabah sebelumnya.
Ditemukan pada tahun 1976, wabah besar dan paling kompleks pertama virus ini terjadi dari 2014 hingga 2016 di Afrika Barat. Menurut WHO, lebih dari 28.600 orang tertular penyakit ini, dan 11.325 orang meninggal selama epidemi tersebut.
Sumber: Sputnik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS lengkapi bandara dengan alat uji Ebola jelang Piala Dunia
Pewarta: Yoanita Hastryka DjohanEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026