Gorontalo (ANTARA) - Perajin di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango memanfaatkan pemasaran produk kerajinan tangan melalui aplikasi online atau dalam jaringan (daring).

Salah seorang perajin, Firgianti Kopiti mengaku mendapatkan keuntungan lebih besar ketika menggunakan media sosial hingga aplikasi daring dalam melakukan pemasaran produk hasil kerajinan tangan miliknya.

"Saat ini bahkan saya sudah memiliki toko online pada sebuah aplikasi dan pemasarannya sudah sampai ke luar negeri," jelasnya, Kamis.

Ia mengatakan produknya sudah dipasarkan ke Jakarta, Surabaya, Kalimantan, Manado bahkan hingga keluar negeri seperti Nigeria.

"Saya melihat ternyata ada peluang yang begitu besar dan mendatangkan keuntungan serta masih laris manis ketika menjual kopiah karanji dan tas dari eceng gondok, pelepah pisang, mintu serta silar melalui daring," ungkapnya.

Harga jual setiap produknya beragam mulai dari Rp150 ribu/produk sampai Rp700 ribu/produknya, semakin sulit pengerjaan setiap produk maka akan semakin tinggi pula harga jualnya.

"Namun walaupun mahal karena sulit pembuatannya, tapi begitu saya tawarkan kepada para konsumen pasti mereka tetap mau membeli," ujarnya.

Pewarta: Dian Bawenti
Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026