Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, mengancam akan menghentikan program bantuan ternak sapi bergulir ke kelompok tani, jika melanggar aturan dengan melepas secara bebas ternak tersebut.

"Bahkan ternak sapi yang sudah disalurkan bisa ditarik kembali, jika penerima melanggar aturan karena adanya larangan hewan lepas, karena mengganggu keindahan kota," jelas Wakil Bupati Amin Haras, Kamis.

Amin mengatakan, hewan peliharaan yang dibiarkan mencari makanan sendiri tentunya mengganggu ketertiban umum, bahkan bisa merusak pemandangan dan keindahan suatu daerah.

"Selain itu keberadaan hewan lepas bisa menyebabkan kecelakaan bagi pengemudi kendaraan," katanya.

Amin meminta untuk menjaga hewan ternak itu dengan membarikan perawatan dan diberi makan yang cukup setiap harinya.

Jika pemkab sudah menarik hewan ternak bergulir, maka kerugian juga ada pada penerima program. Padahal ternak itu sangat bermanfaat untuk peningkatan ekonomi keluarga.

Untuk menerapkan Perda hewan lepas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga diminta tegas menjalan aturan hewan lepas.

"Diharapakan hal ini dapat menjadi perhatian khusus bagi seluruh masyarakat Pohuwato, terutama para penerima program," paparnya.

Pewarta: Febriandy Abidin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2016