Pantauan ANTARA, Selasa, puluhan pengunjung datang ke pohon ini dalam setiap jam hanya untuk duduk santai, bercengkrama hingga berfoto keluarga maupun pra pernikahan.
Pohon ini dianggap unik karena memiliki perawakan yang pendek, serta daun yang rimbun hampir menutupi seluruh batang pohon, sehingga kelihatan seperti bentuk segi tiga.
Terletak di sebuah padang rumput membuat pohon tak bertuan ini mudah diakses pengunjung dengan menggunakan sepeda motor dan mobil.
"Kami berkunjung ke pohon ini sudah dua kali. Suasananya enak dan masuk ke sini tidak perlu bayar. Biasanya selepas kuliah kami bareng-bareng ke sini," ungkap Mia Anastasya, salah seorang mahasiswi Universitas Negeri Gorontalo yang berkunjung ke lokasi tersebut.
Ia mengaku tahu keberadaan pohon itu dari foto-foto yang beredar di media sosial dalam beberapa minggu terakhir.
Pengunjung lainnya, Farid Dihuma mengatakan dirinya tertarik untuk melihat pohon tersebut karena penasaran.
"Pohon ini sungguh fenomenal. Hanya satu pohon tapi daya tariknya kuat, bisa menarik pengunjung yang banyak. Sementara di obyek wisata yang dikelola pemerintah saja tidak seramai ini," ungkapnya.
Sementara itu, warga setempat Andi Usman mengatakan tak ada warga yang pernah menanam atau merawat pohon tersebut.
"Pohon itu tumbuh dengan sendirinya dan tidak ada yang punya. Saya juga kaget belakangan ini banyak yang main ke sini," ujarnya.
Pewarta: Debby Hariyanti ManoEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026