Gorontalo (ANTARA) - Pelaksana tugas Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, mengoptimalkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui pengaturan mekanisme peminjaman oleh petani di daerah itu.
"Banyak petani mengeluh sulit mendapatkan pinjaman alat mesin pertanian. Saya pun menindaklanjuti dengan meninjau langsung mekanisme peminjaman yang diterapkan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten," katanya, di Gorontalo, Selasa.
Sebab untuk menanggapi keluhan masyarakat harus dengan mengecek langsung pemanfaatan, mekanisme pengelolaan dan peminjaman.
"Ternyata ada beberapa hal yang harus dibenahi dari sisi administrasi peminjaman di dinas. Termasuk peminjam barang pun wajib mematuhi hal-hal yang memang perlu dipatuhi karena sifatnya pinjaman," katanya.
Seperti, pihak dinas perlu meningkatkan pemeliharaan alat agar dapat menindaklanjuti dengan cepat keperluan petani khususnya di musim panen.
Maka alokasi anggaran untuk pemeliharaan tersebut perlu ditingkatkan dalam upaya meningkatkan pelayanan publik di sektor pertanian.
"Kita perlu menyiapkan gudang penyimpanan alat mesin pertanian serta bengkel yang representatif untuk dapat segera mengatasi jika terdapat kerusakan," katanya pula.
Mengingat kondisi yang sering dijumpai adalah keperluan petani di musim tanam menjadi terhalang karena tidak seluruh alsintan aktif digunakan.
Apalagi musim panen sering terjadi serentak sehingga berdampak pada keperluan pemanfaatan alsintan yang menjadi terbatas.
"Saya akan segera memperbaiki sistem administrasi peminjaman hingga pengelolaan di lapangan untuk memudahkan petani yang memerlukan dukungan alat mesin pertanian dalam aktivitas yang dilakukan," ujarnya.