Kota Gorontalo (ANTARA) - Jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota mencatat pelaksanaan Operasi Zebra Otanaha 2025 di Kota Gorontalo, telah meningkatkan kepatuhan pengendara dalam lalu lintas.
Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota AKP Mutiara Puspitasari Hartono di Gorontalo, Rabu mengatakan pada pekan pertama pelaksanaan Operasi Zebra Otanaha 2025, produksi Surat Izin Mengemudi (SIM) meningkat dari yang biasanya hanya 120 menjadi 254 orang.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Gorontalo yang mulai sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Buktinya jumlah orang yang mengurus SIM meningkat hanya dalam satu pekan," ucap AKP Mutiara.
Ia mengatakan, peningkatan pengurusan SIM tersebut merupakan akumulasi selama pekan pertama Operasi Zebra Otanaha 2025 di wilayah Kota Gorontalo.
Saat ini Operasi kepolisian dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal dan tahun baru 2025 itu, telah memasuki pekan kedua, dan kemungkinan besar angka tersebut masih akan mengalami peningkatan.
Dari data yang tercatat, masyarakat pengendara kendaraan yang melakukan pengurusan SIM, didominasi oleh kalangan mahasiswa dan pegawai negeri.
Dalam setiap pelaksanaan Operasi Zebra, selain layanan pembuatan SIM, Satuan Lalu Lintas juga bekerjasama dengan instansi lainnya yakni Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Dinas Perhubungan, Kantor Samsat, yang ikut serta memberikan pelayanan di lokasi pelaksanaan operasi.
Sehingga masyarakat atau pengendara kendaraan dapat dengan mudah mengakses layanan atau keperluan sesuai yang dibutuhkan, tanpa harus pergi ke kantor-kantor instansi tersebut.
Diharapkan kesadaran masyarakat dalam lalu lintas tidak hanya sebatas pelaksanaan operasi-operasi kepolisian, tetapi bisa berlanjut dan meningkat.
"Kami berharap kepatuhan lalu lintas di Kota Gorontalo akan meningkat tidak hanya saat operasi. Jika hal positif ini tercapai, maka kami yakin situasi dan kondisi lalu lintas di Kota Gorontalo akan jauh lebih aman dan tertib, bahkan hal itu juga bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas," imbuhnya.
