• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News gorontalo
Selasa, 13 Januari 2026
Antara News gorontalo
Antara News gorontalo
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Prabowo: Kabinet kompak, jangan percaya analisis di medsos

      Prabowo: Kabinet kompak, jangan percaya analisis di medsos

      Selasa, 13 Januari 2026 7:42

      Prabowo terkesan istilah "Pertamina Wira" tunjukkan semangat kesatria

      Prabowo terkesan istilah "Pertamina Wira" tunjukkan semangat kesatria

      Selasa, 13 Januari 2026 7:40

      Kemkomdigi siapkan internet dan literasi digital untuk Sekolah Rakyat

      Kemkomdigi siapkan internet dan literasi digital untuk Sekolah Rakyat

      Selasa, 13 Januari 2026 7:36

      Nadiem: Google bukan vendor dalam kasus korupsi Chromebook

      Nadiem: Google bukan vendor dalam kasus korupsi Chromebook

      Senin, 12 Januari 2026 20:14

      Istana: Presiden Prabowo dijadwalkan ke IKN saat kunker di Kalimantan

      Istana: Presiden Prabowo dijadwalkan ke IKN saat kunker di Kalimantan

      Senin, 12 Januari 2026 20:08

  • Kabar Gorontalo
    • Pemprov Gorontalo
    • Kab. Bone Bolango
    • Kab. Gorontalo Utara
    • Kab. Gorontalo
    • Kab. Boalemo
    • Kab. Pohuwato
    • Kota Gorontalo
    • Umum
    • Peristiwa
        • Politik
        • Hukum
        Bawaslu Gorontalo Utara perkuat pengawasan pemutakhiran data parpol

        Bawaslu Gorontalo Utara perkuat pengawasan pemutakhiran data parpol

        Minggu, 23 November 2025 5:39

        Bawaslu tanamkan semangat Hari Pahlawan sebagai pengawas pemilu

        Bawaslu tanamkan semangat Hari Pahlawan sebagai pengawas pemilu

        Senin, 10 November 2025 18:47

        Bawaslu memastikan hak politik disabilitas melalui pemahaman kepemiluan

        Bawaslu memastikan hak politik disabilitas melalui pemahaman kepemiluan

        Selasa, 14 Oktober 2025 21:39

        Bawaslu lakukan pengawasan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPB

        Bawaslu lakukan pengawasan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPB

        Kamis, 2 Oktober 2025 18:38

        Polres Pohuwato memusnahkan barang bukti ribuan liter miras

        Polres Pohuwato memusnahkan barang bukti ribuan liter miras

        Rabu, 31 Desember 2025 20:47

        Polri: Operasi Zebra Otanaha 2025 meningkatkan kepatuhan pengendara

        Polri: Operasi Zebra Otanaha 2025 meningkatkan kepatuhan pengendara

        Kamis, 27 November 2025 5:20

        LPKA Gorontalo gelar lomba pentas seni anak binaan

        LPKA Gorontalo gelar lomba pentas seni anak binaan

        Selasa, 25 November 2025 17:57

        LPP Gorontalo membekali warga binaan keterampilan menjahit

        LPP Gorontalo membekali warga binaan keterampilan menjahit

        Selasa, 25 November 2025 17:55

    • Ekonomi
        • Umum
        • Pariwisata
        Bawaslu Gorontalo Utara perkuat pengawasan pemutakhiran data parpol

        Bawaslu Gorontalo Utara perkuat pengawasan pemutakhiran data parpol

        Minggu, 23 November 2025 5:39

        Bawaslu tanamkan semangat Hari Pahlawan sebagai pengawas pemilu

        Bawaslu tanamkan semangat Hari Pahlawan sebagai pengawas pemilu

        Senin, 10 November 2025 18:47

        Bawaslu memastikan hak politik disabilitas melalui pemahaman kepemiluan

        Bawaslu memastikan hak politik disabilitas melalui pemahaman kepemiluan

        Selasa, 14 Oktober 2025 21:39

        Bawaslu lakukan pengawasan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPB

        Bawaslu lakukan pengawasan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPB

        Kamis, 2 Oktober 2025 18:38

        Polres Pohuwato memusnahkan barang bukti ribuan liter miras

        Polres Pohuwato memusnahkan barang bukti ribuan liter miras

        Rabu, 31 Desember 2025 20:47

        Polri: Operasi Zebra Otanaha 2025 meningkatkan kepatuhan pengendara

        Polri: Operasi Zebra Otanaha 2025 meningkatkan kepatuhan pengendara

        Kamis, 27 November 2025 5:20

        LPKA Gorontalo gelar lomba pentas seni anak binaan

        LPKA Gorontalo gelar lomba pentas seni anak binaan

        Selasa, 25 November 2025 17:57

        LPP Gorontalo membekali warga binaan keterampilan menjahit

        LPP Gorontalo membekali warga binaan keterampilan menjahit

        Selasa, 25 November 2025 17:55

        Wagub Gorontalo imbau KUR dimanfaatkan tepat kelola

        Wagub Gorontalo imbau KUR dimanfaatkan tepat kelola

        Rabu, 22 Oktober 2025 5:30

        Tingkat ketimpangan pengeluaran di Gorontalo turun 0,021 poin

        Tingkat ketimpangan pengeluaran di Gorontalo turun 0,021 poin

        Senin, 28 Juli 2025 18:54

        KPw BI Gorontalo gelar edukasi CBP Rupiah dan membaca sejak dini

        KPw BI Gorontalo gelar edukasi CBP Rupiah dan membaca sejak dini

        Kamis, 24 Juli 2025 15:45

        Polri berkomitmen dukung peningkatan produksi jagung di Bone Bolango

        Polri berkomitmen dukung peningkatan produksi jagung di Bone Bolango

        Kamis, 10 Juli 2025 20:11

        Pemprov hadirkan pesona Gorontalo melalui Discover Nusantara 2025

        Pemprov hadirkan pesona Gorontalo melalui Discover Nusantara 2025

        Senin, 11 Agustus 2025 22:14

        Wisata Oluhuta Paradise ramai pengunjung saat libur panjang

        Wisata Oluhuta Paradise ramai pengunjung saat libur panjang

        Sabtu, 31 Mei 2025 19:47

        Bank Indonesia sebut GKK mengakselerasi pertumbuhan ekonomi

        Bank Indonesia sebut GKK mengakselerasi pertumbuhan ekonomi

        Selasa, 25 Juni 2024 23:07

        Luhut: Gorontalo miliki daya tarik wisata maritim

        Luhut: Gorontalo miliki daya tarik wisata maritim

        Sabtu, 16 September 2023 6:29

    • Internasional
      • Simpanse melek huruf di Jepang mati di usia 49 tahun

        Simpanse melek huruf di Jepang mati di usia 49 tahun

        Selasa, 13 Januari 2026 7:50

        Trump sebut Zelenskyy tak punya "kartu" dan hanya bergantung padanya

        Trump sebut Zelenskyy tak punya "kartu" dan hanya bergantung padanya

        Selasa, 13 Januari 2026 7:49

        Iran klaim telah kendalikan aksi protes, internet masih dibatasi

        Iran klaim telah kendalikan aksi protes, internet masih dibatasi

        Selasa, 13 Januari 2026 7:43

        Sindir Trump dengan gambar firaun, Khamenei: Tiran akan tumbang

        Sindir Trump dengan gambar firaun, Khamenei: Tiran akan tumbang

        Senin, 12 Januari 2026 20:35

        Pemadaman Internet di Iran berlanjut hingga hari keempat

        Pemadaman Internet di Iran berlanjut hingga hari keempat

        Senin, 12 Januari 2026 20:15

    • Hiburan
      • Dee Lestari rilis single pembuka untuk album ketiganya

        Dee Lestari rilis single pembuka untuk album ketiganya

        Senin, 12 Januari 2026 13:59

        Dul Jaelani rilis single, angkat kisah asmara yang jujur dan emosional

        Dul Jaelani rilis single, angkat kisah asmara yang jujur dan emosional

        Sabtu, 10 Januari 2026 7:37

        Fadli Zon nilai film Indonesia sudah jadi tuan rumah di negeri sendiri

        Fadli Zon nilai film Indonesia sudah jadi tuan rumah di negeri sendiri

        Jumat, 9 Januari 2026 9:18

        Arya Saloka habiskan 2 bulan belajar bela diri demi adegan berkelahi

        Arya Saloka habiskan 2 bulan belajar bela diri demi adegan berkelahi

        Jumat, 9 Januari 2026 9:17

        Aktor Arya Saloka lakukan debut genre aksi dalam serial Algojo

        Aktor Arya Saloka lakukan debut genre aksi dalam serial Algojo

        Kamis, 8 Januari 2026 20:31

    • Olahraga
      • PSG tersingkir dari Piala Prancis setelah kalah 0-1 dari Paris FC

        PSG tersingkir dari Piala Prancis setelah kalah 0-1 dari Paris FC

        Selasa, 13 Januari 2026 7:54

        Alvaro Arbeloa pelatih baru Real Madrid

        Alvaro Arbeloa pelatih baru Real Madrid

        Selasa, 13 Januari 2026 7:53

        Real Madrid pecat Xabi Alonso

        Real Madrid pecat Xabi Alonso

        Selasa, 13 Januari 2026 7:52

        Alter Ego genggam tiket Knockout Stage M7 World Championship

        Alter Ego genggam tiket Knockout Stage M7 World Championship

        Selasa, 13 Januari 2026 7:51

        Michael Carrick calon kuat latih sementara MU

        Michael Carrick calon kuat latih sementara MU

        Selasa, 13 Januari 2026 7:50

    • Teknologi
      • OPPO Reno15 Series hadirkan fitur AI Motion Photo Border Stitching

        OPPO Reno15 Series hadirkan fitur AI Motion Photo Border Stitching

        Selasa, 13 Januari 2026 7:41

        BYD siap luncurkan "Linghui" untuk layanan transportasi daring

        BYD siap luncurkan "Linghui" untuk layanan transportasi daring

        Minggu, 11 Januari 2026 12:56

        Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas dengan desain ringkas

        Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas dengan desain ringkas

        Jumat, 9 Januari 2026 20:57

        Hyundai Creta terbaru meluncur dibanderol dengan harga Rp455 juta

        Hyundai Creta terbaru meluncur dibanderol dengan harga Rp455 juta

        Rabu, 7 Januari 2026 21:01

        GAC otomotif pertama di China bersertifikat keamanan data kendaraan

        GAC otomotif pertama di China bersertifikat keamanan data kendaraan

        Rabu, 7 Januari 2026 20:44

    • Artikel
      • Lennart Karl dinilai layak masuk timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026

        Lennart Karl dinilai layak masuk timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026

        Rabu, 24 Desember 2025 9:59

        Generasi QRIS di era cashless society

        Generasi QRIS di era cashless society

        Selasa, 28 Oktober 2025 11:12

        Mencari jalan keluar beban utang Whoosh

        Mencari jalan keluar beban utang Whoosh

        Sabtu, 18 Oktober 2025 17:14

        Pentingnya mengawal nusantara dari angkasa secara berdaulat

        Pentingnya mengawal nusantara dari angkasa secara berdaulat

        Senin, 13 Oktober 2025 8:00

        Gizi inklusi, saatnya pikirkan MBG anak berkebutuhan khusus

        Gizi inklusi, saatnya pikirkan MBG anak berkebutuhan khusus

        Selasa, 7 Oktober 2025 8:41

    • Foto
      • FESTIVAL BALON UDARA DI GORONTALO

        FESTIVAL BALON UDARA DI GORONTALO

        Minggu, 7 September 2025 12:53

        Peluncuran New Yamaha NMAX TURBO

        Peluncuran New Yamaha NMAX TURBO

        Rabu, 12 Juni 2024 17:32

        AKSI DAMAI PERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL

        AKSI DAMAI PERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL

        Jumat, 3 Mei 2024 8:07

        MEGAHNYA KAPAL TEMBAGA DI DANAU PERINTIS

        MEGAHNYA KAPAL TEMBAGA DI DANAU PERINTIS

        Sabtu, 27 Januari 2024 19:47

        UPACARA HUT KE-78 REPUBLIK INDONESIA DI GORONTALO

        UPACARA HUT KE-78 REPUBLIK INDONESIA DI GORONTALO

        Kamis, 17 Agustus 2023 15:58

    • Infografik
    • Video
      • Tim gabungan lakukan pengawasan pangan jelang Natal di Gorontalo

        Tim gabungan lakukan pengawasan pangan jelang Natal di Gorontalo

        Selasa, 16 Desember 2025 16:00

        Bank Indonesia pastikan ketersediaan Rupiah jelang Natal di Gorontalo

        Bank Indonesia pastikan ketersediaan Rupiah jelang Natal di Gorontalo

        Senin, 15 Desember 2025 17:42

        Bangun masa depan baru, warga binaan Lapas Gorontalo ikut ujian

        Bangun masa depan baru, warga binaan Lapas Gorontalo ikut ujian

        Selasa, 9 Desember 2025 19:58

        ORI Gorontalo jaring aduan dan buka layanan terpadu untuk warga desa

        ORI Gorontalo jaring aduan dan buka layanan terpadu untuk warga desa

        Selasa, 28 Oktober 2025 20:43

        Wamen PPPA harap hasil kebun di Gorontalo bisa dukung program MBG

        Wamen PPPA harap hasil kebun di Gorontalo bisa dukung program MBG

        Kamis, 9 Oktober 2025 20:25

    Babak baru upaya negara melawan OPM

    Sabtu, 20 April 2024 17:51 WIB

    Babak baru upaya negara melawan OPM

    Sejumlah barang yang disita TNI dari anggota OPM pimpinan Egianus Kogoya, Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (19/4/2024). ANTARA/Ho-Humas TNI

    Jakarta (ANTARA) - "Saya akan tindak tegas atas apa yang dilakukan oleh OPM. Tidak ada negara dalam suatu negara," ucap Panglima TNI Jendral Agus Subiyanto di Jakarta, Rabu (10/3).

    Ucapan tegas Panglima TNI itu menjadi tanda dimulainya babak baru penumpasan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

    Pengubahan penyebutan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi OPM oleh Pemerintah dapat dilihat sebagai keseriusan negara dalam upaya memberangus kelompok keras ini.

    Dalam Rapat Koordinasi Kementerian Polhukam pada 29 April 2021 disepakati, penyebutan OPM menjadi KKB atau Kelompok Separatis Teroris (KST). Namun, per tanggal 5 April 2024, TNI mengembalikan status dan penyebutan KKB menjadi OPM.

    TNI tidak bisa lagi menoleransi atas apa yang telah dilakukan OPM karena sasaran tindak kekerasan mereka bukan hanya kepada anggota personel TNI dan Polri, melainkan warga sipil.

    Bahkan di beberapa tempat, Agus menyebut OPM juga melakukan pemerkosaan terhadap beberapa guru hingga tenaga kesehatan yang ada di pedalaman.

    Tindakan para anggota OPM ini makin keji, gelap mata, hingga tidak sadar yang dia serang adalah saudara serumpun sendiri.

    Karena itu, TNI menegaskan negara tidak akan kalah dengan OPM.

    Semenjak saat itu, TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz mulai bergerilya memburu para pemberontak.

    Pada 11 Maret 2024, Satgas Damai Cartenz berhasil melumpuhkan dua anggota aktif OPM di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, jaringan Kopi Tua Heluka dan Yotam Bugiangge.

    Dua orang yang dilumpuhkan yakni yakni Afrika Heluka dan Toni Wetapo alias Toni Giban. Tidak hanya itu, Satgas juga berhasil menangkap enam anggota OPM di lokasi.

    Eskalasi penindakan yang dilakukan TNI dan Polri pun makin tinggi ketika salah seorang personel terbaik TNI, yakni Danramil 1703-04 Aradide Letda Inf. Oktovianus Sogalrey, gugur akibat dibunuh anggota OPM.

    Bahkan, salah seorang anggota OPM sempat merekam aksi penganiayaan terhadap Oktovianus, dan videonya pun sempat beredar di media sosial.

    Diduga, kelompok OPM Panai menjadi dalang atas aksi brutal itu. Sejak saat itulah, pemburuan kelompok OPM kian gencar dilakukan oleh TNI dan Polri.

    "Apa yang dilakukan OPM adalah pelanggaran HAM berat," tegas Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar.

    Pada saat sama, Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Hadi Tjahjanto pun melihat masalah tersebut sebagai hal yang serius.

    Oleh karena itu, karenanya, ia memanggil Panglima TNI dan Kapolri untuk rapat tertutup di kantor Menko Polhukam guna membahas strategi penindakan OPM.

    Peningkatan intensitas penanganan OPM sudah jadi hal yang harus dilakukan TNI dan Polri.

    Peningkatan strategi hingga penguatan perlindungan masyarakat sipil di Papua pun harus menjadi salah satu yang diprioritaskan untuk dilakukan.

    Namun, semua itu hanya akan jadi rencana yang susah tercapai jika koordinasi antara TNI dan Polri tidak diperkuat terlebih dahulu.

    "Sinergi TNI-Polri sudah bersifat tuntutan wajib dilembagakan di Papua karena OPM menyatakan perang terbuka," kata analis intelijen, pertahanan, dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro.

    Penguatan koordinasi bisa dilakukan dengan memperkuat tupoksi setiap lembaga dalam mengatasi OPM.

    Setiap lembaga harus memiliki tupoksi yang berkesinambungan sehingga penanganan dari hulu ke hilir bisa dilakukan dengan maksimal.

    Pengelompokan tupoksi itu pun dicontohkan dengan memberikan tugas pengamanan masyarakat dan evakuasi oleh jajaran Polri, sedangkan pengamanan teritorial hingga pemburuan OPM bisa dilakukan oleh jajaran TNI melalui pasukan darat.

    Selain itu, pihak intelijen, sebagai salah satu motor penyalur informasi yang akurat, harus dimanfaatkan negara dengan baik. TNI dapat memanfaatkan data intelijen untuk mengatur strategi pengejaran hingga penyergapan OPM.

    Namun, ada satu hal dasar yang harus dilakukan terlebih dahulu, yakni penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) personel.

    Bukan dari segi intelegensi saja, penguatan fisik juga harus dilakukan, mengingat medan yang akan mereka selami di Papua sangat ekstrem.

    Dengan penguasaan medan dan taktik yang jitu, dia meyakini TNI mampu menuntaskan tugas di lapangan.


    Dukungan politik

    Upaya penindakan secara fisik rupanya tidak cukup. Segala bentuk tindakan TNI dan Polri harus berdasarkan instruksi presiden selaku panglima tertinggi.

    Oleh karena itu, diperlukan sebuah keputusan politik yang kuat untuk dijadikan dasar bagi para penegak hukum dalam menumpas OPM.

    "Sepanjang tidak ada perubahan kebijakan dan keputusan negara, operasi militer selain perang (OMSP) TNI di Papua masih akan sama seperti sebelumnya," kata pengamat militer dan Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi.

    Pihak eksekutif dan legislatif harus sepakat akan satu hal yakni serius menumpas OPM.

    Kesamaan pendapat antara Pemerintah dan legislatif ini nantinya dapat berbuah sebuah keputusan politik di DPR yang menjadi dasar untuk melakukan penindakan tegas.

    Dengan landasan politik tersebut, TNI-Polri bisa leluasa melakukan tugas tanpa harus dibayang- bayangi dengan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

    Sinergi antara legislatif dan eksekutif inilah yang diharapkan Fahmi bisa tercipta untuk mendukung sang eksekutor di lapangan.

    Dukungan politik itu pun tampaknya sudah terendus Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Ketua MPR Bambang Soesatyo mendukung penuh upaya TNI melalukan tindakan tegas terhadap OPM.

    Keamanan dan keselamatan masyarakat Papua harus menjadi prioritas negara. Apa pun upaya kelompok yang mengancam kedaulatan NKRI dan keselamatan masyarakat, harus dilawan.

    "Tindakan tegas pun perlu dilakukan aparat demi menunjukkan bahwa negara tidak akan kalah dengan kelompok separatis yang skalanya lebih kecil dari TNI dan Polri itu," kata Bambang.

    Pernyataan Bambang itu menjadi lampu hijau bagi para politikus Senayan untuk mendukung tindakan konkret TNI Polri dalam menumpas OPM.


    Kacamata HAM

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pun secara terang-terangan mengecam aksi kekerasan OPM yang menimpa perempuan dan anak-anak serta tewasnya Danramil Oktovianus Sogalrey.

    Apa pun bentuk kekerasan terhadap aparat dan masyarakat sipil harus diusut tuntas dan transparan.

    Komnas HAM pun mencatat beberapa kasus kekerasan yang telah terjadi di Papua sejak Maret hingga April selama 2024.

    Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro merinci peristiwa kekerasan yang terjadi pada Maret 2024, di antaranya kontak tembak antara aparat gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya (1/3); penembakan dua prajurit TNI yang diduga dilakukan oleh KSB di Kulirik, Puncak Jaya (17/3); Penembakan satu anggota Satgas Kostrad Yonif Raider 323/BP yang diduga dilakukan KSB di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak (22/3).

    Selain itu, penembakan yang diduga dilakukan oleh KSB terhadap dua anggota Polri saat berjaga di helipad di Kabupaten Paniai pada 20 Maret lalu.

    Adapun pada 5 April 2024 tercatat dua perempuan menjadi korban kekerasan seksual dan penganiayaan oleh sekelompok orang di Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.

    Walaupun beragam aksi brutal telah dilakukan OPM kepada aparat dan warga sipil, Komnas HAM tetap berharap Pemerintah mengedepankan pendekatan terukur untuk menangani OPM.

    Pendekatan terukur ini yakni mengatasi penggunaan kekuatan kekerasan yang berlebihan oleh negara.

    Karena, menurut Atnike, penggunaan kekerasan secara berlebihan juga rentan akan pelanggaran HAM. Hal tersebut justru akan melahirkan konflik baru yang penyelesaiannya pun akan makin lama.

    Karena itu, Komnas HAM lebih memilih jalan lain untuk menuntaskan konflik OPM, yakni penyediaan infrastruktur yang merata oleh Pemerintah untuk masyarakat Papua.

    Pemerintah harus menghadirkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan perekonomian lokal.

    Dengan upaya konkret tersebut, disparitas di bidang perekonomian, kesehatan, hingga pendidikan antara masyarakat Papua dengan warga di wilayah lain bisa ditekan.


    Editor: Achmad Zaenal M

    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Babak baru upaya negara melawan OPM

    Pewarta: Walda Marison
    Editor : Debby H. Mano
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest
    • print

    Berita Terkait

    Istana: OPM yang ancam sekolah penerima MBG berhadapan TNI dan Polri

    Istana: OPM yang ancam sekolah penerima MBG berhadapan TNI dan Polri

    5 Februari 2025 15:11

    Panglima ubah taktik tempur hadapi OPM

    Panglima ubah taktik tempur hadapi OPM

    31 Januari 2025 12:43

    TNI berhasil bujuk wakil ketua OPM beserta keluarga serahkan diri

    TNI berhasil bujuk wakil ketua OPM beserta keluarga serahkan diri

    16 Januari 2025 19:21

    Menlu Selandia Baru sambut dibebaskannya pilot Philip Mehrtens

    Menlu Selandia Baru sambut dibebaskannya pilot Philip Mehrtens

    22 September 2024 06:57

    Susi Pudjiastuti apresiasi semua pihak dalam pembebasan Pilot Philip

    Susi Pudjiastuti apresiasi semua pihak dalam pembebasan Pilot Philip

    21 September 2024 14:57

    Presiden: pembebasan pilot Susi air adalah proses negosiasi panjang

    Presiden: pembebasan pilot Susi air adalah proses negosiasi panjang

    21 September 2024 14:57

    Pilot Susi Air Philip Mark yang disandera OPM dibebaskan

    Pilot Susi Air Philip Mark yang disandera OPM dibebaskan

    21 September 2024 14:53

    Pangkogabwihan III: Jenazah pilot Glen dievakuasi ke Timika

    Pangkogabwihan III: Jenazah pilot Glen dievakuasi ke Timika

    6 Agustus 2024 14:03

    Top News

    • Dokter: Bermain ponsel di toilet berisiko terkena ambeien

      Dokter: Bermain ponsel di toilet berisiko terkena ambeien

      13 jam lalu

    • Tekuk Real Madrid 3-2, Barcelona juarai Piala Super Spanyol

      Tekuk Real Madrid 3-2, Barcelona juarai Piala Super Spanyol

      12 Januari 2026 07:37

    • Gubernur minta Universitas Gorontalo berperan strategis bangun daerah

      Gubernur minta Universitas Gorontalo berperan strategis bangun daerah

      11 Januari 2026 18:26

    • Hansi Flick pastikan Lamine Yamal siap jadi starter lawan Real Madrid

      Hansi Flick pastikan Lamine Yamal siap jadi starter lawan Real Madrid

      11 Januari 2026 12:54

    • KPK umumkan Yaqut Cholil dan Gus Alex jadi tersangka kasus kuota haji

      KPK umumkan Yaqut Cholil dan Gus Alex jadi tersangka kasus kuota haji

      9 Januari 2026 20:57

    Antara News gorontalo
    gorontalo.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Mobile Site
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Kabar Gorontalo
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Artikel
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com