"Ini dilakukan guna mendukung percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) hingga ke tingkat kecamatan dan desa di seluruh wilayah Kabupaten Bone Bolango," ucap Merlan di Gorontalo, Selasa.
Ia meminta seluruh camat di wilayahnya untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi kepada seluruh masyarakat dalam menggunakan pembayaran secara nontunai dalam setiap transaksi, dengan menggunakan kanal QRIS, transfer, ATM, BSG Touch dan lainnya.
Ia berharap seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah untuk dapat berinovasi dalam setiap kegiatan untuk mendukung implementasi ETPD di Kabupaten Bone Bolango.
Merlan juga menekankan para petugas pengelola pajak dan retribusi harus memiliki integritas untuk menggunakan transaksi non tunai dalam pemungutan pajak dan retribusi untuk menjadi tanggung jawab masing-masing.
Misalnya, retribusi kios pasar, retribusi sampah, tempat rekreasi wisata di Lombongo, Danau Perintis, dan hiu paus harus diterima secara nontunai.
Begitu juga pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Toto Kabila, Rumah Sakit Tombulilato dan seluruh puskesmas di Bone Bolango.
"Saya minta jangan lagi malu-malu atau setengah hati menggunakan transaksi elektronik utamanya pada objek wisata penagihan retribusi sampah atau kebersihan, retribusi pasar, retribusi parkir dan lain-lain," ajak Merlan.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus meningkatkan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah setelah memiliki indeks skor 97,8 persen pada semester II 2023.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.