Jakarta (ANTARA) - Pembalap Mahindra Racing Nyck de Vries memutuskan mundur atau did not finish (DNF) saat berlaga Formula E Jakarta, Sabtu, karena mengalami masalah rem pada mobilnya.
De Vries harus puas tak memperoleh poin dalam Jakarta E-prix yang berlangsung di Jakarta International E-prix Circuit (JIEC), Jakarta, Sabtu.
"Saya pikir itu adalah balapan yang hebat, dieksekusi dengan baik oleh tim, performa mobil sangat bagus," kata Nyck de Vries dalam konferensi pers seusai balapan.
"Kami berada di posisi yang baik, sayangnya kami harus mundur karena mobil kehilangan daya cengkeram rem, yang artinya kehilangan segalanya, jadi kami harus mundur," imbuh pembalap asal Belanda ini.
Pembalap yang memiliki keturunan Indonesia dari sang kakek ini memulai balapan dari urutan ketiga.
De Vries sempat melaju terdepan ketika memasuki lap ke-23, namun ia dihukum penalti sepuluh detik setelah manuvernya dinilai membahayakan.
De Vries yang melakukan manuver ke Jack Dennis saat memasuki tikungan satu harus diganjar penalti sepuluh detik setelah manuvernya dianggap oleh FIA terlalu agresif dan membahayakan.
Tak lama kemudian posisi De Vries merosot dari tiga teratas setelah daya cengkeram remnya mulai hilang. Akhirnya ia memutuskan untuk tidak melanjutkan balapan.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk menyiapkan seri selanjutnya, dan melakukan yang terbaik yang kami bisa. Menjalankan akhir pekan yang baik, dan mencetak lebih banyak poin," kata Nyck de Vries.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Nyck de Vries memutuskan mundur karena alami masalah rem
