Gorontalo (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo menindaklanjuti hasil evaluasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dengan pemenuhan alat kesehatan di ruang perawatan intensif pasien atau intensive care unit (ICU).
Direktur RSUD dr Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara dr Mohammad Ardiansyah di Gorontalo, Minggu, mengatakan alat kesehatan, khususnya ventilator, masih perlu ditambah di ruang ICU.
"Kami memastikan sementara memenuhi standar alat kesehatan di ruang ICU, khususnya menambah jumlah ventilator. Sebab alat ini menjadi perhatian dalam hasil evaluasi pihak Kemenkes di rumah sakit ini," kata dokter Ardi, sapaan direktur rumah sakit tersebut.
Ia mengatakan berdasarkan standar, 70 persen dari enam tempat tidur yang tersedia, maka di ruang ICU harus memiliki minimal lima ventilator.
"Saat ini ruang ICU RSUD Zainal Umar Sidiki baru memiliki empat unit ventilator," katanya.
Kekurangan satu ventilator inilah yang menyebabkan rumah sakit ini dinyatakan belum memenuhi standar kelas untuk ruang ICU.
"Kita langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pengadaan dua unit ventilator tambahan," katanya.
Pihaknya telah membuat kontrak kerja sama dengan pihak penyedia untuk pengadaan dua ventilator.
"Prosesnya sudah memasuki tahap pengiriman dan dalam waktu dekat ventilator tersebut akan berada di rumah sakit ini," katanya.
Setelah ventilator tiba, pihaknya segera memperbarui data di aplikasi RS Online serta mengirimkan surat resmi kepada pihak BPJS Kesehatan untuk mengajukan proses kredensialing terhadap alat tersebut.
Langkah ini menjadi wujud komitmen pihaknya dalam meningkatkan mutu layanan serta memenuhi seluruh standar pelayanan kesehatan yang ditetapkan.
