Kabupaten Bone Bolango (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, fokus pada program unggulan yang berdampak langsung pada masyarakat di tengah kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2026.
Bupati Bone Bolango Ismet Mile di Gorontalo, Sabtu, mengatakan pemangkasan belanja tidak boleh melemahkan arah pembangunan daerah, melainkan harus diarahkan secara fokus untuk sektor strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Anggaran yang ada harus berdampak. Harus terkoneksi dengan program unggulan daerah, terutama pertambangan, peternakan, pendidikan, dan kesehatan. Ini menjadi fokus utama kita ke depan," ucap Ismet Mile.
Bupati Ismet Mile mengungkapkan Kabupaten Bone Bolango pada tahun anggaran 2026 mengalami efisiensi anggaran yang signifikan, dengan pemangkasan mencapai hampir Rp100 miliar. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih cermat, terukur, dan berorientasi pada hasil.
"Tahun anggaran 2026 kita mengalami efisiensi. Bone Bolango terkena pemangkasan anggaran hampir Rp100 miliar. Karena itu pemanfaatan dan efektivitas anggaran harus benar-benar tepat sasaran," ungkap Ismet Mile.
Dia menekankan keterbatasan fiskal harus direspon dengan penguatan prioritas pembangunan. Seluruh belanja daerah, lanjut Ismet, wajib dikorelasikan secara langsung dengan empat program unggulan Pemkab Bone Bolango, yakni sektor pertambangan, peternakan, pendidikan, dan kesehatan.
Ismet juga mengingatkan seluruh ASN agar mampu mengubah pola kerja, dari sekadar rutinitas administratif menjadi kinerja yang berorientasi pada efektivitas dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, efisiensi anggaran justru menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, inovasi, dan kualitas perencanaan pembangunan.
"Dalam kondisi anggaran terbatas, tidak ada ruang untuk pemborosan. Setiap rupiah harus memberi manfaat dan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat," kata dia.
Bupati berharap seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan program dan kegiatan dengan arah kebijakan tersebut, sehingga pembangunan Bone Bolango tetap berjalan stabil, terukur, dan berkelanjutan meski berada dalam tekanan fiskal nasional.
"Efisiensi bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru ini menjadi ujian bagi profesionalisme dan tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintah," uap Ismet Mile.
